Direktur Krakatau Steel Ditangkap KPK saat Cuti Panjang

Reporter

Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Wisnu Kuncoro mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 23 Maret 2019. KPK menetapkan Wisnu Kuncoro sebagai tersangka suap pengadaan barang dan jasa antara PT Krakatau Steel (Persero) dengan pihak swasta. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat cuti panjang. Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan Wisnu sudah mengambil cuti sejak sepekan sebelumnya. "Kalau tidak salah cuti dimulai pada satu minggu lalu," kata Silmy di kantornya, Jakarta, Ahad, 24 Maret 2019.

Baca: Dirut PT Krakatau Steel akan Kooperatif dengan KPK

Karena Wisnu tengah mengambil cuti, Silmy menunjuk Direktur Sumber Daya Manusia Rahmat Hidayat menjadi pelaksana tugas Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel. Rahmat ditunjuk untuk menggantikan sementara kerja harian Wisnu. Sementara untuk keputusan strategis, Silmy sendiri yang turun tangan selama Wisnu cuti. "Saya sendiri mengambil alih langsung hal-hal strategis yang ditangani Pak Wisnu Kuncoro. untuk hal-hal day to day operation saya dibantu oleh Pak Rahmat Hidayat," kata dia.

KPK menangkap tangan Wisnu di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan pada Jumat, 22 Maret 2019. Wisnu ditangkap bersama Alexander Muskitta, pihak swasta di kedai kopi. Dari tangan Wisnu, KPK menyita duit Rp 20 juta. Sementara dari Alexander, KPK menyita buku tabungan. Di tempat terpisah, KPK juga menangkap sejumlah orang, yakni Kenneth Sutardja dari PT Grand Kartech dan Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi Tjokro dari Group Tjokro. Keduanya merupakan kontraktor.

Baca: Krakatau Steel Pertimbangkan Memberi Bantuan Hukum Wisnu Kuncoro

Dari hasil gelar perkara, KPK menetapkan keempat orang itu menjadi tersangka. KPK menyangka Wisnu dan Alexander menerima suap dari Kenneth dan Tjokro. Suap diberikan agar kedua perusahaan itu ditunjuk sebagai penggarap dua proyek di Krakatau Steel. Total nilai proyek dikorupsi sebanyak Rp 24 miliar dan Rp 2,4 miliar. Sementara komitmen imbalan yang disepakati sebesar 10 persen dari total nilai proyek.

Silmy tak menjelaskan alasan Wisnu mengambil cuti panjang. Namun, dalam konferensi pers yang digelar KPK pada Sabtu, 23 Maret 2019, diketahui Wisnu hendak menggelar pernikahan untuk anaknya.

KPK pun sudah mengizinkan Wisnu untuk menghadiri acara pernikahan anaknya. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pemberian izin itu disepakati kelima pimpinan KPK setelah Wisnu ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Mereka memberi kesempatan bagi Wisnu hadir sebagai wali dalam akad nikah anaknya.

Baca: KPK Izinkan Direktur PT Krakatau Steel Hadiri Pernikahan Anaknya

"Dalam ekspose tadi pimpinan berlima sepakat memberi kesempatan pada yang bersangkutan untuk hadir di akad nikah anaknya," kata Saut di kantornya, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 23 Maret 2019. Saat ini KPK tengah menunggu surat dari keluarga Wisnu Kuncoro soal permohonan kehadiran yang bersangkutan.






KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

1 jam lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

8 jam lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

11 jam lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

1 hari lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

1 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

1 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

2 hari lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.