Krakatau Steel Pertimbangkan Memberi Bantuan Hukum Wisnu Kuncoro

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Wisnu Kuncoro mengenakan rompi tahanan saat keluar dari gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Sabtu, 23 Maret 2019. Wisnu dan Alexander ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari Presiden Direktur PT Grand Kartech Kenneth Sutardja dan Kurniawan Eddy yang kini masih buron. ANTARA

    Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Wisnu Kuncoro mengenakan rompi tahanan saat keluar dari gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Sabtu, 23 Maret 2019. Wisnu dan Alexander ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari Presiden Direktur PT Grand Kartech Kenneth Sutardja dan Kurniawan Eddy yang kini masih buron. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta-Direktur Utama PT  Krakatau Steel (Persero) Silmy Karim mempertimbangkan memberi bantuan hukum untuk Wisnu Kuncoro, Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel. Wisnu ditetapkan sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

    "Sesuai dengan aturan kami, ada beberapa fasilitas yang bisa diberikan," kata dia di kantornya, Jakarta, Ahad, 24 Maret 2019.

    Baca: Dirut PT Krakatau Steel akan Kooperatif dengan KPK

    Meski begitu Silmy akan mengecek dulu aturan perusahaan sebelum memutuskan memberikan bantuan hukum. Sebab dia belum mengetahui apakah pegawai dengan status tersangka dapat diberikan bantuan hukum oleh perusahaan.

    "Apakah status tersangka itu masih bisa dilakukan pendampingan atau tidak, nanti sampai batas mana, pada intinya sesuai aturan yang ada," kata dia.

    KPK menetapkan Wisnu Kuncoro menjadi tersangka penerima suap bersama seorang swasta, Alexander Muskitta, terkait proyek di perusahaannya. KPK menyebut proyek itu bernilai Rp 2,4 miliar dan Rp 24 miliar.

    KPK menyangka Wisnu dan Alexander menerima janji komitmen fee sebanyak 10 persen dari total nilai proyek dari Kenneth Sutardja dari PT Grand Kartech dan Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi Tjokro dari Group Tjokro selaku kontraktor.

    Simak: KPK Imbau Satu Tersangka Suap Krakatau Steel Menyerahkan Diri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.