Soal Jual-Beli Jabatan, Khofifah: Masak Wajah Saya Wajah Suap

Reporter

Editor

Amirullah

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beraktivitas di ruang kerjanya di kompleks Kantor Gubernur Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Jumat 15 Februari 2019. Dalam 99 hari pertama bekerja sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengatasi berbagai permasalahan di Jawa Timur dengan jargon Cepat, Efektif, Tanggap dan Responsif (CETAR). ANTARA FOTO/Moch Asim

TEMPO.CO, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi dengan nada bercanda cuitan pakar hukum tata negara Mahfud Md bahwa jika benar dia merekomendasikan Haris Hasanudin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, maka hal tersebut bukan katagori suap.

Baca: Khofifah Kaget Dibawa-bawa Romahurmuziy soal Jual-Beli Jabatan

"Sik talah rek, mosok onok wajahku kategori nyuap karo disuap (masak wajah saya ini kategori penyuap dan menerima suap). Yang punya ilmu terawang tolonglah diterawang wajah saya," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu, 23 Maret 2019.

Mahfud dalam salah satu cuitannya mengatakan merekomendasikan orang tak selalu ada unsur korupsinya. "Menurut saya Khofifah dan K. Asep merekom biasa saja. KPK tahu cara memilah, tak akan sembrono," kata Mahfud dalam cuitannya di Twitter, Sabtu, 23 Maret 2019.

Sebelumnya eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy saat diperiksa KPK mengatakan bahwa Khofifah dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya KH Asep Saifudin Chalim merekomendasikan agar Haris diangkat sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Khofifah meminta publik menelusuri rekam jejaknya saat menjadi pejabat publik. Di antaranya saat menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Gus Dur, Kepala BKKBN dan Menteri Sosial di kabinet Jokowi-JK.

"Ibaratnya teman-teman (wartawan) bisa lihat, carilah lubang tikus, carilah lubang semut, adakah indikasi proses jual beli jabatan," tuturnya.

Khofifah berujar dia membangun integritas sejak dulu. Ia mengatakan selalu memastikan agar tidak ada ruang jual beli jabatan. Karena itu ia mengaku heran bila Romy menyebut dirinya merekomendasikan Haris sebagai kakanwil kemenag. Pasalnya, ujar Khofifah, ia terakhir bertemu Romy saat dilantik sebagai gubernur di Istana Negara pada 12 Februari lalu.

Ketika itu, menurutnya, tidak ada komunikasi khusus dengan Romy. "Mas Romy memberi selamat, saya jawab maturnuwun (terimakasih), nyuwun pangestu (minta doanya). Makanya saya kaget dibilang memberi rekom, rekom dalam bentuk apa," kata Khofifah.

Baca: Pernyataan Romahurmuziy Seret Khofifah dalam Suap Kakanwil Jatim

Khofifah siap jika sewaktu-waktu diklarifikasi KPK. Menurutnya apa yang dilakukan KPK dalam rangka membangun integritas sehingga harus didukung. "Ini kan prosesnya sudah di KPK. Kita hormati proses itu," ujar Khofifah.






KPK Bakal Periksa 3 Saksi dari Swasta di Kasus Korupsi Bupati Pemalang

3 hari lalu

KPK Bakal Periksa 3 Saksi dari Swasta di Kasus Korupsi Bupati Pemalang

KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang dari swasta dalam kasus dugaan korupsi jual beli jabatan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.


Tekan Inflasi, Khofifah Bebaskan Pajak Kendaraan Mikrolet dan Ojek Online

10 hari lalu

Tekan Inflasi, Khofifah Bebaskan Pajak Kendaraan Mikrolet dan Ojek Online

Khofifah mengatakan kebijakan pembebasan pajak kendaraan angkutan umum orang jenis mikrolet dan ojek online bisa ringankan beban masyarakat.


Dirapel Setahun, Tunjangan Insentif Guru Non-PNS Cair Paling Lambat November

11 hari lalu

Dirapel Setahun, Tunjangan Insentif Guru Non-PNS Cair Paling Lambat November

Kementerian Agama (Kemenag) sedang memproses pencairan tunjangan insentif bagi guru madrasah bukan pegawai negeri sipil (PNS).


PPP Bantah Dugaan Romahurmuzy Ikut Lengserkan Suharso Monoarfa dari Ketum PPP

17 hari lalu

PPP Bantah Dugaan Romahurmuzy Ikut Lengserkan Suharso Monoarfa dari Ketum PPP

Romy juga disebut mengulik jadwal kepulangan Suharso dari Paris agar proses pencopotannya sebagai Ketua Umum PPP berjalan tanpa kehadiran Suharso.


Kemenag Investigasi Kematian Santri Gontor, Ini Hasilnya

18 hari lalu

Kemenag Investigasi Kematian Santri Gontor, Ini Hasilnya

Dalam proses itu tidak ditemukan bekas luka maupun darah. Tak berselang lama, jenazah disalatkan di Masjid Gontor oleh ribuan santri.


Nama Romahurmuziy Disebut di Tengah Kisruh Pelengseran Suharso Monoarfa

21 hari lalu

Nama Romahurmuziy Disebut di Tengah Kisruh Pelengseran Suharso Monoarfa

Romy-sapaan Muhammad Romahurmuziy-disebut-sebut datang ke rumah Suharso Monoarfa untuk membicarakan hasil Mukernas.


Beasiswa Indonesia Bangkit untuk S1-S3, Pendaftaran Dibuka 10-14 September 2022

22 hari lalu

Beasiswa Indonesia Bangkit untuk S1-S3, Pendaftaran Dibuka 10-14 September 2022

Pendaftaran beasiswa dibuka pada 10 -14 September 2022. BeasiswaIndonesia Bangkit diperuntukkan bagi dosen, guru atau pendidik di lingkungan Kemenag.


Santri Ponpes Gontor Tewas Dianiaya, Kemenag Masih Godok Aturan Pencegahan Kekerasan di Pesantren

23 hari lalu

Santri Ponpes Gontor Tewas Dianiaya, Kemenag Masih Godok Aturan Pencegahan Kekerasan di Pesantren

Regulasi pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren masih dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.


Kemenag Siapkan 10 Ribu Kuota Pendidikan Profesi Guru

30 hari lalu

Kemenag Siapkan 10 Ribu Kuota Pendidikan Profesi Guru

Kementerian Agama (Kemenag) saat ini tengah menyiapkan 10 ribu kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG).


Anies Baswedan Harus Perbaiki Gaya Komunikasi, Termasuk dengan Lawan Politik

31 hari lalu

Anies Baswedan Harus Perbaiki Gaya Komunikasi, Termasuk dengan Lawan Politik

Banyak program Anies Baswedan yang masih bolong dan minus sehingga mendapat kritik dari publik, termasuk lawan politiknya.