OTT Direktur Krakatau Steel, KPK Sebut Diduga Suap Suatu Proyek

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta -Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK melakukan operasi tangkap tangan. Dalam OTT Direktur Krakatau Steel itu, KPK belum menyebutkan identitasnya.

    Namun dia diduga menerima suap terkait proyek dari pihak swasta. "Suap," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan menjelaskan modus kasus ini, Jumat, 22 Maret 2019.

    Baca : OTT Direktur Krakatau Steel, Pelaku Ditangkap KPK di BSD City

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pihaknya menduga telah terjadi transaksi antara direkur tersebut dengan kontraktor. Dia mengatakan kontraktor ini diduga sebelumnya pernah bekerjasama dalam pengerjaan proyek dengan perusahaan plat merah itu.

    KPK menduga pemberian kepada direktur itu dilakukan secara tunai maupun sarana perbankan. Uang yang diberikan dalam pecahan rupiah dan dolar.

    Simak :
    OTT Direkur Krakatau Steel, KPK: Diduga Sebagian Secara Uang Tunai

    Febri menyatakan menangkap direktur itu di rumahnya di kawasan, Bumi Serpong Damai, Tangerang pukul 18.30. Selain direktur, KPK juga menangkap satu bawahannya dan dua kontraktor. Detail mengenai kasus ini akan dijabarkan KPK dalam konferensi pers hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?