Satgas Antimafia Sepak Bola Ancam Akan Jemput Paksa Joko Driyono

Reporter

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kanan) bergegas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Ditkrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 18 Februari 2019. Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3 Indonesia. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas atau Satgas Antimafia Sepak Bola Polri akan menjemput paksa Pelaksana Tugas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono jika tak hadir pada pemeriksaan yang diagendakan pada 25 Maret 2019. "Saudara JD akan ditunggu hari Senin, apabila tidak hadir maka penyidik akan melakukan sesuai dengan kewenangan dipanggil dengan secara paksa," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan pada Jumat, 22 Maret 2019.

Joko Driyono telah dua kali meminta penyidik menunda penyidikannya karena alasan pekerjaan.  

Baca: Satgas Antimafia Sepak Bola Tetapkan Eks Anggota PSSI Tersangka

Pemeriksaan pada 25 Maret 2019 juga akan menjadi penentu penahanan Joko Driyono. Sebab, ia tak kunjung ditahan sejak ditetapkan sebagai tersangka. Salah satu alasannya adalah ancaman hukuman Joko Driyono yang tak lebih dari lima tahun penjara. Selain itu, dia juga dinilai kooperatif.

Joko Driyono disangka sengaja merusak sejumlah dokumen yang berkaitan dengan beberapa peristiwa yang sedang disidik oleh Satuan Tugas Antimafia Bola Polri. Ia ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau memasuki dengan cara membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti yang telah dipasang garis polisi oleh penguasaan umum di kantor Komisi Disiplin PSSI.

Joko dibidik dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan, kemudian pasal 232 KUHP tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan. Ia juga dijerat dengan pasal 233 KUHP tentang perusakan barang bukti dan yang terakhir adalah pasal 235 KUHP mengenai perintah palsu untuk melakukan tindak pidana yang disebutkan di pasal 232 KUHP dan 233 KUHP.

Baca: Satgas Antimafia Sepak Bola Bakal Tindaklanjuti Saksi Mata Najwa

Penetapan Joko Driyono sebagai tersangka berawal dari ditetapkannya terlebih dahulu tiga tersangka yakni Muhammad Mardani alias Dani, sopir Joko Driyono; Musmuliadi alias Mus, seorang pesuruh di PT Persija; dan Abdul Gofar, pesuruh di PSSI. 

Ketiganya ditetapkan tersangka dalam kasus perusakan dokumen barang bukti yang oleh penyidik dianggap dokumen penting untuk mengungkap kasus pengaturan skor. Satgas Antimafia Sepak Bola disangka ditugasi Joko Driyono untuk memusnahkan barang bukti itu.   






Shin Tae-yong Tanggapi Rencana Perpanjang Kontrak dari PSSI

7 jam lalu

Shin Tae-yong Tanggapi Rencana Perpanjang Kontrak dari PSSI

Saat ini kontrak Shin Tae-yong masih tersisa 1 tahun lebih untuk menangani Timnas Indonesia.


Jadwal Timnas Indonesia vs Curacao Leg 2, Plt Bupati Bogor Borong Tiket Pertandingan untuk ASN

18 jam lalu

Jadwal Timnas Indonesia vs Curacao Leg 2, Plt Bupati Bogor Borong Tiket Pertandingan untuk ASN

PSSI menyediakan 15 ribu tiket. Bupati Bogor, Iwan Setiawan, mengantisipasi kekosongan Stadion Pakansari saat timnas Indonesia vs Curacao.


PSSI Kirim Utusan ke Belanda Jajaki Kemungkinan Naturalisasi Pemain untuk Timnas U-20

20 jam lalu

PSSI Kirim Utusan ke Belanda Jajaki Kemungkinan Naturalisasi Pemain untuk Timnas U-20

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi menyerahkan daftar nama calon pemain naturalisasi kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.


Kontrak Shin Tae-yong Dengan Timnas Indonesia Bakal Diperpanjang

1 hari lalu

Kontrak Shin Tae-yong Dengan Timnas Indonesia Bakal Diperpanjang

Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas Indonesia ke putaran final Piala Asia. Kontraknya akan berakhir usia Piala Dunia U-20 2023.


Persiapan Piala Dunia U-20 2023, Ini yang Diminta FIFA Soal Rumput di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

2 hari lalu

Persiapan Piala Dunia U-20 2023, Ini yang Diminta FIFA Soal Rumput di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

Perwakilan FIFA kembali melakukan pengecekan persiapan Piala Dunia U-20 2023, salah satunya dengan inspeksi ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.


Ini Harga dan Cara Mendapatkan Tiket Timnas Indonesia vs Curacao

4 hari lalu

Ini Harga dan Cara Mendapatkan Tiket Timnas Indonesia vs Curacao

Harga tiket Timnas Indonesia vs Curacao termurah dijual Rp 80.000. Penonton harus sudah mendapatkan vaksin booster.


2 Target Elkan Baggott di FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Curacao

4 hari lalu

2 Target Elkan Baggott di FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Curacao

Elkan Baggott buka suara soal target pribadi saat laga FIFA Matchday timnas Indonesia vs Curacao pada Sabtu, 24 September 2022.


Indonesia vs Curacao: Ketum PSSI Ingin Peringkat Timnas Membaik

5 hari lalu

Indonesia vs Curacao: Ketum PSSI Ingin Peringkat Timnas Membaik

Ketum PSSI mengatakan Indonesia membutuhkan lawan yang berpengalaman Duel Indonesia vs Curacao berjalan dua kali.


Menpora Sebut Timnas Indonesia Bisa Berlatih Lagi di GBK

5 hari lalu

Menpora Sebut Timnas Indonesia Bisa Berlatih Lagi di GBK

PSSI sebelumnya meminta kepada Presiden Jokowi agar Timnas Indonesia bisa berlatih di lapangan sepak bola di komplek Gelora Bung Karno.


Menpora Bicara Training Center Timnas di IKN, Sudah Setor Rancangan ke Istana

5 hari lalu

Menpora Bicara Training Center Timnas di IKN, Sudah Setor Rancangan ke Istana

Menpora menyebut rancangan yang sudah diserahkan ke Istana memuat rencana lengkap pembangunan training center, dari stadion utama, venue utama.