Pengadilan Tipikor akan Bacakan Putusan Advokat Lucas Hari Ini

Advokat, Lucas SH. CN, menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 1 Oktober 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Advokat Lucas akan menjalani sidang pembacaan putusan dalam perkara perintangan penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap eks bos Lippo Group Billy Sindoro di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 20 Maret 2019. Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan menyerahkan vonis sepenuhnya kepada majelis hakim.

"Harapannya tentu seluruh dakwaan dan bukti-bukti KPK diterima dan terdakwa dijatuhi vonis maksimal sesuai perbuatannya," kata Febri, Rabu, 20 Maret 2019.

Baca: Dalam Rekaman Lucas - Eddy Sindoro, Nama James Riady Disebut

Febri mengatakan KPK telah mengajukan bukti yang solid, mulai dari saksi yang mengetahui rangkaian kejadian hingga bukti komunikasi yang menunjukan Lucas melakukan perintangan penyidikan (obstruction of justice).

Jaksa KPK menuntut Lucas dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa menyatakan Lucas terbukti menghalangi penyidikan KPK terhadap Eddy Sindoro. Menurut KPK, Lucas membantu Eddy Sindoro kabur ke luar negeri sesaat setelah dideportasi ke Indonesia.

Baca: Novel Baswedan Sebut KPK Punya Rekaman Eddy Sindoro dan Lucas

Menurut jaksa, Lucas juga menyarankan Eddy Sindoro yang telah berstatus tersangka suap agar tidak kembali ke Indonesia. Hal itu dilakukan supaya Eddy tidak diproses secara hukum oleh KPK.

Lucas dalam pleidoinya membantah telah membantu Eddy kabur ke luar negeri. Dia mengatakan tuntutan jaksa KPK tak masuk akal. Lucas mengatakan Eddy bukan kliennya, sehingga untuk apa dia membantu pria itu kabur ke luar negeri. "Saya tidak pernah diminta pihak keluarga atau teman atau pihak mana pun untuk memberikan bantuan atau mengurus perkara Eddy Sindoro," ujar Lucas. Namun, penyidik senior KPK, Novel Baswedan, mengatakan lembaganya punya rekaman percakapan Sindoro dan Lucas.






KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

40 menit lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

7 jam lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

10 jam lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

23 jam lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

1 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

1 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

1 hari lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.