BNPB Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor Sampai 21 Maret

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyelamatkan barang berharga miliknya dari rumahnya yang terendam banjir akibat banjir bandang di Sentani Jayapura, Papua, Senin, 18 Maret 2019. Sebanyak 4.226 orang mengungsi akibat banjir bandang yang melanda Sentani. ANTARA

    Warga menyelamatkan barang berharga miliknya dari rumahnya yang terendam banjir akibat banjir bandang di Sentani Jayapura, Papua, Senin, 18 Maret 2019. Sebanyak 4.226 orang mengungsi akibat banjir bandang yang melanda Sentani. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau masyarakat agar  tetap mewaspadai potensi banjir dan longsor dalam tiga hari ke depan. Juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa pergerakan bibit siklon tropis  berada di pesisir selatan Jawa. "Kondisi ini akan berpengaruh terutama terhadap curah hujan dan gelombang tinggi terutama di Samudera Hindia dan sekitar Pulau Pasifik," ujar Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa, 19 Maret 2019.

    Potensi curah hujan tinggi ini harus selalu diwaspadai. Sehingga potensi banjir dan longsor khususnya di jawa masih cukup tinggi. Beberapa peringatan dini yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) adalah hujan lebat, hujan disertai angin dan sebagainya.

    Baca: Data Rinci Wilayah Terdampak Bencana di DI Yogyakarta

    Dampak curah hujan yang tinggi, kata Sutopo, adalah banjir yang di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Peningkatan curah hujan dipengaruhi oleh siklon tropis savana yang berada di Samudera Hindia, tepatnya di sebelah barat daya Lampung.

    Siklon tropis mengakibatkan keterlambatan arah angin. Ditambah lagi air laut hangat sehingga terjadi penguapan, massa uap air ke atmosfir semakin melimpah sehingga awan hujan mendapat pasokan uap air besar. “Terjadilah curah hujan sehingga terjadi banjir."

    Baca: Banjir di Jawa Bagian Selatan, Ribuan Jiwa Masih Mengungsi

    Berdasarkan data yang dirilis BMKG, wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada tanggal 19 Maret akan terjadi di Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimanta Selatan.

    BMKG juga memperingatkan bahaya longsor di Bulan Maret. Wilayah Pulau Jawa yang diperkirakan akan longsor adalah Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sebagian besar wilayah di Papua, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat berpotensi tanah bergerak yang tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.