Prajurit TNI Selamatkan Bayi yang Terjebak Banjir di Sentani

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kondisi di Sentani Sentani setelah banjir bandang melanda Jayapura, Papua, Ahad, 17 Maret 2019. Tak hanya itu, pertokoan, perkantoran, dan perumahan warga juga mengalami kerusakan. Edward Hehareuw/via REUTERS

    Foto udara kondisi di Sentani Sentani setelah banjir bandang melanda Jayapura, Papua, Ahad, 17 Maret 2019. Tak hanya itu, pertokoan, perkantoran, dan perumahan warga juga mengalami kerusakan. Edward Hehareuw/via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Yonif 751/VJS, berhasil menyelamatkan bayi berusia sekitar enam bulan yang terjepit reruntuhan kayu akibat banjir di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Ahad 17 Maret 2019.

    Baca juga: 14 Orang Meninggal dan 18 Luka-luka Akibat Banjir Sentani

    "Memang benar Prada Syahril berhasil menyelamatkan bayi jenis kelamin laki-laki di kolong rumah warga yang berlokasi di kampung Taruna, jalan Sosial," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi di Jayapura.

    Menurutnya, bayi yang diperkirakan terjebak sekitar enam jam itu berhasil diselamatkan saat anggota melakukan penyisiran di sekitar kawasan yang terkena banjir.

    Saat menemukan korban, anggota berupaya menggeluarkannya dengan memotong kayu yang menjepitnya dan langsung membawanya ke puskesmas.

    “Korban yang tidak diketahui identitas saat ini sudah ditangani tim medis,” katanya seraya menambahkan, dari laporan terakhir yang diterima orang tua korban sudah berhasil ditemukan.

    Aidi menyebutkan, korban meninggal akibat banjir bandang di Kota Sentani dan seluruh Kabupaten Jayapura mencapai 70 orang dan jumlah tersebut akan terus bertambah karena masih banyak warga yang dilaporkan hilang.

    Dari laporan yang diterima sekitar 60-an warga dilaporkan keluarganya belum ditemukan. "Sembilan distrik di Kabupaten Jayapura yang terkena banjir bandang," tambah Aidi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.