OTT Romahurmuziy, Ketua KPK: Uangnya Tidak Banyak tapi...

Reporter

Editor

Elik Susanto

Ketua Umum DPP PPP periode 2016-2021 terpilih, Romahurmuziy setibanya di Gedung KPK untuk menjenguk Suryadharma Ali, Jakarta, 11 April 2016. Suryadharma Ali yang merupakan mantan Ketua PPP terjerat kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2010-2012 dan kini mendekap di Rutan KPK cabang Guntur. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan bahwa terdapat sejumlah uang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan atau OTT Romahurmuziy alias Rommy. Menurut Agus, jumlah uang yang disita dalam penangkapan terhadap Ketua Umum Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) itu tidak banyak.

Baca: Soal Rommy PPP Kena OTT KPK, Begini Penjelasan Polda Jawa Timur

"Uangnya tidak banyak, tapi saya belum terima laporan lengkap. Yang perlu dicatat ini bukan pemberian yang pertama, karena sebelumnya juga yang bersangkutan pernah memberikan," kata Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Jumat, 15 Maret 2019.

Dalam OTT di Sidorajo, Jawa Timur itu, KPK mengamankan 6 orang. Lokasi OTT tepatnya di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Jalan Raya Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 09.00 WIB pada Jumat, 15 Maret 2019.

Selain Rommy yang posisinya sebagai penyelenggara negara yaitu Ketua Fraksi PPP sekaligus anggota Komisi XI DPR, terdapat 2-3 orang pejabat Kementerian Agama, satu staf penyelenggara negara dan satu orang dari swasta.

Agus belum mengonfirmasi status hukum Rommy. "Saya belum bisa mengkonfirmasi itu ya, karena masih menunggu pemeriksaan," kata Agus sembari menambahkan bahwa penerimaan suap itu terkait dengan promosi jabatan. "Terkait dengan suap untuk menjabat tertentu kemudian yang bersangkutan menerima suap".

Sedangkan mengenai modus penerimaan suap itu, Agus belum menjelaskannnya. "Tunggu saja karena terus terang pemeriksaannya belum selesai. Anda tunggu saja kemudian nanti malam atau besok akan konpers mengenai ini," ungkap Agus yang mengaku KPK menerima laporan masyarakat yang kemudian diverifikasi.

Selanjutnya Rommy tiba di Gedung KPK






Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

4 hari lalu

Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

Buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 125 orang itu antara lain tuntutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur.


KPK Bakal Periksa 3 Saksi dari Swasta di Kasus Korupsi Bupati Pemalang

11 hari lalu

KPK Bakal Periksa 3 Saksi dari Swasta di Kasus Korupsi Bupati Pemalang

KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang dari swasta dalam kasus dugaan korupsi jual beli jabatan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.


Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

12 hari lalu

Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bakal menjerat siapa pun yang melakukan korupsi program kesejahteraan petani jika memiliki kecukupan alat bukti.


KPK Aktifkan Kembali Program Bus Antikorupsi, Bakal Berkeliling ke 9 Kota

30 hari lalu

KPK Aktifkan Kembali Program Bus Antikorupsi, Bakal Berkeliling ke 9 Kota

Firli mengatakan Bus Antikorupsi diharapkan bisa menjadi simbol kehadiran KPK di tengah masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi.


Anies Baswedan Harus Perbaiki Gaya Komunikasi, Termasuk dengan Lawan Politik

39 hari lalu

Anies Baswedan Harus Perbaiki Gaya Komunikasi, Termasuk dengan Lawan Politik

Banyak program Anies Baswedan yang masih bolong dan minus sehingga mendapat kritik dari publik, termasuk lawan politiknya.


Isu Jual Beli Jabatan setelah Anies Lantik Pejabat, Riza Patria: Rekrutmen ASN Tak Ujug-ujug

40 hari lalu

Isu Jual Beli Jabatan setelah Anies Lantik Pejabat, Riza Patria: Rekrutmen ASN Tak Ujug-ujug

Ahmad Riza Patria memastikan hingga saat ini belum ada temuan jual beli jabatan di lingkungannya mengacu kepada penelusuran Inspektorat.


Wagub Riza Patria Sebut Belum Ada Laporan Soal Dugaan Jual Beli Jabatan di DKI

41 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Belum Ada Laporan Soal Dugaan Jual Beli Jabatan di DKI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut belum ada pihak yang melaporkan kasus jual beli jabatan di lingkungan pemerintah DKI.


Isu Jual Beli Jabatan setelah Anies Baswedan Lantik Pejabat, PDIP: Harga Rp 250 Juta

43 hari lalu

Isu Jual Beli Jabatan setelah Anies Baswedan Lantik Pejabat, PDIP: Harga Rp 250 Juta

Politikus PDIP Gembong Warsono meminta pembentukan panitia khusus (pansus) terkait dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.


Isu Jual Beli Jabatan setelah Anies Baswedan Lantik Pejabat DKI, BKD: Butuh Pembuktian

43 hari lalu

Isu Jual Beli Jabatan setelah Anies Baswedan Lantik Pejabat DKI, BKD: Butuh Pembuktian

BKD DKI Jakarta Maria Qibtya meminta agar isu mengenai jual beli jabatan dapat dibuktikan. Isu ini berkembang setelah Anies Baswedan lantik pejabat.


Kasus Suap Rektor Unila, KPK Geledah Fakultas Kedokteran dan Hukum

44 hari lalu

Kasus Suap Rektor Unila, KPK Geledah Fakultas Kedokteran dan Hukum

KPK melanjutkan penggeledahan di Lampung dalam kasus suap Rektor Unila Prof Karomani.