Ketua MPR Ajak Anggota Baru Kawal Demokrasi Konstitusional

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat melantik empat anggora baru MPR pergantian antar waktu (PAW) di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, 14 Maret 2019.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat melantik empat anggora baru MPR pergantian antar waktu (PAW) di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, 14 Maret 2019.

    INFO NASIONAL - Bertempat di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, 14 Maret 2019, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada Wa Ode Nur Zainab, Taslim Azis, Musthafa Bakri, dan Tari Siwi Utami, yang telah sah menjadi anggota baru MPR.  Mereka yang berasal dari Fraksi PAN, Gerindra, Golkar, dan Hanura, menjadi anggota baru melalui proses pergantian antar waktu (PAW).

    “Atas nama pimpinan MPR, saya mengucapkan selamat datang di Majelis yang terhormat ini,” ujar Zulkifli Hasan.

    Dalam sambutannya, pria asal Lampung itu mengajak para anggota baru MPR itu untuk menjalankan tugas-tugas MPR dengan sebaik-baiknya meski di akhir-akhir masa tugas. Menurut Zulkifli, kehadiran anggota baru MPR dirasa sangat penting apalagi di tengah tahun politik. “Kehadiran saudara-saudara diperlukan,” ucapnya.

    Di akhir masa jabatan MPR, Zulkifli berharap para anggota tetap maksimal dalam bekerja. Hal demikian diingatkan, sebab masyarakat akan mengawasi dan menilai komitmen para anggota dalam bekerja dan menyerap aspirasi masyarakat.

    Zulkifli Hasan memaparkan, MPR merupakan lembaga perwakilan sekaligus lembaga demokrasi yang mengemban aspirasi rakyat dan daerah, serta memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan demokrasi yang konstitusional. Ditegaskan, sebagai anggota MPR maka semua perlu untuk mencurahkan perhatian mengawal demokrasi agar berjalan dan bekerja menuju demokrasi yang konstitusional.  “Apalagi di tahun politik,” ujarnya.

    Di tahun terakhir, menurutnya, merupakan kesempatan bagi anggota untuk mencermati dengan seksama aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Seringnya bertemu dengan masyarakat, akan semakin mendekatkan aspirasi yang berguna untuk kemajuan demokrasi yang dibangun.

    Diungkapkan, MPR mempunyai visi  ‘Menjadi Rumah Kebangsaan, Pengawal Ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat’.  Dengan visi itu, Zulkifli Hasan mengajak anggota senantiasa berperan aktif dan bersinergi bersama seluruh komponen bangsa untuk memperkokoh ideologi bangsa, mewujudkan kedaulatan rakyat, dan menegakkan demokrasi konstitusional.

    Dalam acara tersebut juga disampaikan, bahwa MPR dalam Periode 2014-2019 dalam melaksanakan tugasnya berpedoman pada UUD NRI Tahun 1945, UU MD3, dan juga memperhatikan tujuh rekomendasi MPR periode sebelumnya. Seluruh rekomendasi itu disebut telah ditindaklanjuti baik oleh pimpinan, anggota maupun badan-badan yang ada di MPR. “Targetnya adalah, MPR periode saat ini dapat menetapkan keputusan yang ideal dan tepat untuk kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.

    Dari semua paparan itu, Zulkifli Hasan mengatakan itulah tugas-tugas yang menanti para anggora baru MPR. “Selamat bertugas,” kata Zulkifli Hasan mengakhiri sambutannya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.