Membaik, Perkembangan Kesehatan Mata Novel Baswedan

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menggelar aksi diam di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019. Aksi solidaritasi itu untuk memperingati 700 hari penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. TEMPO/Imam Sukamto

    Aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menggelar aksi diam di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019. Aksi solidaritasi itu untuk memperingati 700 hari penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi Yudi Purnomo menuturkan bahwa perkembangan kesehatan mata penyidik KPK Novel Baswedan mengalami kemajuan.  "Jaringan yang ditanam di mata kiri tumbuh dengan sehat,” kata Yudi dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu, 13/3.

    Berita terkait: Investigasi Kasus Novel Baswedan: Ada Nama-nama Jenderal Terlibat

     

    Semalam, 12 Maret 2019, KPK menggelar peringatan 700 hari penyerangan terhadap penyidik senior Novel Baswedan. Pada 11 April 2017, wajah Novel disiram air keras saat dia tengah menuju rumahnya usai salat subuh di masjid.

    Akibat serangan itu sekitar 90 persen kornea mata kiri Novel Baswedan terbakar. Ada syarafnya yang mati. Dia harus menjalani cangkok kornea mata di Singapura untuk memulihkan kondisi penglihatannya.  Dalam acara peringatan semalam Novel tidka hadir karena tengah menjalani pengecekan kesehatan berkala di rumah sakit di Singapura.

    Yudi mengungkapkan, setelah diperiksa dokter, mata kiri Novel telah berangsur membaik. Jaringan yang ditanam di mata tumbuh dengan sehat. “Namun untuk jaringan yang tumbuh ke depan, akan dipotong dua bulan lagi," ucap dia.

    Sedangkan untuk mata kanan Novel, diketahui mengalami penurunan daya fungsi saat pemeriksaan di Januari 2019 lalu. Tapi hasil terbaru menyebut bahwa fungsi mata kanan Novel kini sudah meningkat dan stabil.

    "Kami ucapkan terima kasih  kepada seluruh doa masyarakat Indonesia atas kesembuhan Bang Novel,” tulis Yudi.  Kata dia, semua berharap penglihatan Novel Baswedan segera pulih seperti sehingga bisa bekerja secara maksimal selaku Kasatgas penyidikan KPK.

    ANDITA RAHMA | M. ROSSENO AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.