Penonton Laporkan Ketua Panitia Tribute to Ahmad Dhani ke Polisi

Terdakwa Ahmad Dhani (kiri) mengenakan blangkon dalam sidang pembacaan replik dari Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019. ANTARA/Putra Haryo Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Salah seorang calon penonton konser ‘Tribute to Ahmad Dhani, Liver Concert Dewa 19 All Star’, Farid Budi Hermawan, melaporkan ketua panitia kegiatan tersebut ke Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya pada Selasa, 12 Maret 2019.

Baca: Sidang Ahmad Dhani, Saksi Ahli: Kata Idiot Mengandung Hinaan

Pria asal Probolinggo itu mengaku tertipu karena konser yang sedianya digelar di Grand City Surabaya Ahad, 10 Maret batal digelar. Penyebabnya panitia  belum mengantongi izin dari kepolisian.

“Saya datang dari Probolinggo langsung ke Grand City sekitar pukul 18.00. Tiket  sudah di tangan. Ternyata acaranya batal,” kata Farid sebelum memasukkan laporan ke Gedung SPKT & Pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Surabaya.

Farid mengaku dirugikan dua kali, yakni jauh-jauh dari Probolinggo ke Surabaya ternyata konsernya batal, serta telah membeli tiket seharga Rp 200 ribu. Farid berencana meminta kembali uangnya ke panitia. “Panitia bilang bisa mengurus refund pada Selasa ini, tapi ke mana mengurus tidak dikasih tahu,” kata dia.

Kuasa hukum Farid, Muhammad Sholeh, mengatakan panitia konser ceroboh karena menjual tiket ke para calon penonton padahal belum mengantongi izin pentas. Sholeh menilai panitia telah menipu calon penonton. “Mestinya polisi bisa langsung menangkap ketua panitianya, tidak sekedar membatalkan,” kata Sholeh.

Sholeh yang juga kader Partai Gerindra ini mengatakan penonton rela merogoh kocek untuk  beli tiket karena simpati kepada Ahmad Dhani. Sehingga, ketika konser batal, maka ketua panitia yang paling harus bertanggung jawab. “Kami melihat ada kesengajaan untuk menipu, wong izin belum ada kok tiket sudah dijual,” katanya.

Baca juga: Ahmad Dhani Ajukan Penangguhan Penahanan Berdasarkan 2 Poin Ini

Ketua panitia konser ‘Tribute to Ahmad Dhani’ Didik Darmadi tidak merenspos panggilan dan pesan pendek Tempo.  Adapun Ahmad Dhani di sela-sela sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya pada Selasa siang membantah konser tersebut batal. Menurutnya konser tetap digelar, namun waktunya mundur dua hingga tiga minggu lagi. “Tanggal 30 (Maret),” ujar dia menjawab pertanyaan wartawan.






Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

1 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

1 hari lalu

Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Gerindra: Bagi Kami Ini Kehormatan

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan soal gugatan Sekber Prabowo-Jokowi kepada keputusan Mahkamah Konstitusi.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

1 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

2 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

2 hari lalu

Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

PKB menyebut mandat muktamar partai itu adalah mengusung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.


Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

2 hari lalu

Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

Rachmawati Soekarnoputri kelahiran 27 September 1950. Dalam panggung politik ia kerap tak sepakat dengan Megawati, kakaknya.


Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

2 hari lalu

Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

PDIP memiliki elektabilitas tertinggi 22,8 persen disusul dengan Partai Gerindra dengan 16,9 persen. Kemudian Golkar dengan 10,3 persen.


PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

3 hari lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.


Dewa 19 feat Ello Ajak Penonton Joget hingga Galau Bareng di We The Fest 2022

4 hari lalu

Dewa 19 feat Ello Ajak Penonton Joget hingga Galau Bareng di We The Fest 2022

Dewa 19 feat Ello tetap ingin tampil maksimal membawakan lagu lama dan baru di hari ketiga We The Fest 2022 meski dalam waktu yang singkat.


Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

5 hari lalu

Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

NSN melansir hasil surveinya yang menempatkan PDIP dan PSI menduduki peringkat teratas elektabilitas di DKI Jakarta.