Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Kalimantan Barat

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    Ilustrasi anggota teroris. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror kembali menangkap satu orang terduga teroris di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penangkapan terduga teroris berinisial PK alias SS oleh Densus 88 itu dilakukan pada 10 Maret 2019.

    Berita terkait: Diadukan Ayah, Terduga Teroris Ditangkap Anggota Densus 88

    PK alias SS disebut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo berencana merampok bank di Surabaya, Jawa Timur untuk mencari modal aksi terorisnya. "Menurut dia itu adalah modal utama untuk melakukan jihad kepada para thagut," kata Dedi di kantornya, Jakarta Selatan pada Senin, 11 Maret 2019.

    Istilah thagut kerap digunakan oleh kelompok garis keras untuk memberikan stigma buruk kepada orang yang dianggap musuh.

    Menurut Dedi uang tersebut akan digunakan PK alias SS untuk membeli senjata dan merakit bom. Dedi menuturkan, senjata dan bom itu bakal dikirim ke kelompok teror di Poso, Sulawesi Tengah. “Bahkan, dana juga digunakan untuk memberangkatkan mereka yang mau ke Suriah.”

    Saat ini PK alias SS ditahan di sel khusus terduga teroris di Markas Komando Satuan Brimob Daerah Polda Kalimantan Barat untuk menjalani pemeriksaan. Ia akan dipindahkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

    Dari hasil pemeriksaan sementara, PK alias SS berniat melakukan aksi “amaliyah” dengan menggunakan bom. Sasarannya, kata Dedi, adalah markas kepolisian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.