Kisah Agus Salim dan Sindiran Janggut Kambing

Reporter

Editor

Amirullah

Mantan dosen Universitas Indonesia, Rocky Gerung, usai perilisan Maklumat Akal Sehat di Jakarta Pusat pada Rabu, 25 April 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu tokoh pendiri bangsa, Agus Salim, menjadi pembicaraan hangat dalam beberapa hari terakhir. Ini terjadi setelah politikus PDIP Hasto Kristiyanto menganggap pernyataan Rocky Gerung di Adi TV Yogyakarta soal Agus Salim sebagai penghinaan.

Baca: Ceramah Rocky Gerung dan Kisah tentang Janggut Agus Salim

Awalnya adalah saat Rocky menceritakan kehebatan diplomasi Agus Salim saat menghadapi orang-orang yang mencemoohnya. Sosok Agus Salim yang berjanggut dianggap orang mirip dengan kambing.

Janggut khas Agus Salim memang kerap diejek. Namun pemimpin Sarekat Islam itu justru mampu menyerang balik cemoohan itu dengan pintar. Merujuk pada, kisah wartawan yang juga aktivis sosialis Belanda, Jef Last, di buku "Membongkar Manipulasi Sejarah (2009) karya Asvi Warman Adam, Agus Salim digambarkan disebut menguasai "bahasa kambing".

Sebenarnya kisah Jef hanya menceritakan ulang kejadian yang dialami oleh Sutan Sjahrir. Saat itu, Sjahrir mendatangi pertemuan di mana Agus Salim akan memberikan pidato. Saat berpidato, sejumlah lawan politik Agus kerap mengeluarkan suara mengembik layaknya kambing.

Bukannya marah terhadap ejekan itu, Agus justru mempertanyakan kenapa ada kambing yang menghadiri pidatonya. Ia pun meminta "para kambing" itu untuk keluar ruangan.

"Sesudah pidato saya ini yang ditujukan kepada manusia selesai, mereka akan dipersilakan masuk kembali dan saya akan berpidato dalam bahasa kambing khusus untuk mereka," ujar Agus saat itu.

Berpuluh-puluh tahun berlalu sejak masa itu, Rocky Gerung kembali memunculkan ungkapan janggut kambing Agus Salim. Namun belakangan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melaporkan ucapan mantan dosen filsafat Universitas Indonesia itu.

Hasto menilai Rocky telah menghina salah satu tokoh pendiri bangsa. Bahkan Hasto mengancam akan melaporkan Rocky ke kepolisian terkait ucapannya itu.

"Mereka yang menghina pahlawan nasional bangsanya, sama saja tidak punya patriotisme dan hanya menjadi benalu pemecah belah bangsa," ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya.

Baca: Polemik Janggut Agus Salim, Hasto Kristiyanto Sindir Rocky Gerung

Menanggapi hal ini, lewat cuitan Twitter pribadinya, Rocky balik menuding Hasto tak paham sejarah. "Astaga! Ini partai marah-marah karena tak paham sejarah. Saya pernah jadi pengajar di Megawati Institut, dan mengajarkan satire itu, tuan Hasto! Mengapa masih dungu?" kata Rocky dalam cuitan Twitternya, Kamis, 7 Maret 2019.

DEWI NURITA | FRISKI RIANA






PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

5 jam lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

5 jam lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?


Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

14 jam lalu

Survei LSJ: PDIP Unggul dengan 22,8 Persen Disusul Gerindra, Demokrat Melejit ke Posisi Empat

PDIP memiliki elektabilitas tertinggi 22,8 persen disusul dengan Partai Gerindra dengan 16,9 persen. Kemudian Golkar dengan 10,3 persen.


PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

19 jam lalu

PDIP Kecam Anies Baswedan Gagal Benahi Transportasi Jakarta, Firaun Juga Bisa

Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyebut Gubernur Anies Baswedan gagal memperbaiki transportasi Jakarta.


PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

1 hari lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

1 hari lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

1 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Akui Ada Pembicaraan Politis dengan Rocky Gerung, Gibran: Tak Bahas Pilkada DKI

1 hari lalu

Akui Ada Pembicaraan Politis dengan Rocky Gerung, Gibran: Tak Bahas Pilkada DKI

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan dalam pertemuan dengan Rocky Gerung tak membahas soal Pilkada DKI. Dia mengatakan ingin di Solo dulu.


Puan Maharani: PDIP dan PKB Sama-sama Partai Wong Sendal Jepit

2 hari lalu

Puan Maharani: PDIP dan PKB Sama-sama Partai Wong Sendal Jepit

Sebagai Ketua DPR, Puan Maharani menyebut dirinya sudah sering bertukar pikiran dengan Cak Imin yang juga Wakil Ketua DPR di Gedung DPR.


Kala Dewan Kolonel Jadi Guyon di Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin

2 hari lalu

Kala Dewan Kolonel Jadi Guyon di Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin

Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin diwarnai candaan seputar Dewan Kolonel yang diinisiasi politkus PDIP Johan Budi Pribaowo.