Anggota Panja RUU PKS: Banyak Dewan tak Paham Perspektif Gender

Aliansi Jaringan Muda Setara melakukan aksi terkait RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Car Free Day Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad, 10 Februari 2019. RUU Penghapusan Kekerasan Seksual diinisiasi oleh DPR dan diusulkan pada 2017 lalu. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Panitia Kerja (Panja) DPR RI Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS), Rahayu Saraswati, mengatakan saat ini masih banyak anggota dewan yang tidak paham soal perspektif gender.

Baca: Hari Wanita Sedunia, Perempuan Disabilitas Bahas RUU PKS di DPR

“Sekali lagi sejujurnya saya masih agak sedikit prihatin adanya rekan kami yang belum mengerti perspektif korban. Bagaimana mau mengerti perspektif korban kalau perspektif gender saja belum mengerti,” kata Anggota Komisi VIII Rahayu dalam audiensi bersama Gerakan Perempuan Disabilitas Indonesia, di Komisi VIII DPR RI, Jumat 8 Maret 2019.

Pada audiensi tersebut Gerakan Perempuan Disabilitas Indonesia yang terdiri dari beberapa komunitas disabilitas mengungkapkan dukungan mereka atas percepatan pengesahan RUU PKS.

Mereka menyatakan setuju atas pasal-pasal yang ada di dalamnya, karena dapat menambal UU KUHP yang dinilai belum cukup memfasilitasi para korban pelecehan seksual selama ini.

“Kami perlu UU PKS, karena UU ini akan meliputi hal-hal yang tidak diatur di KUHP dan juga mempermudah penyandang disabilitas,” ujar Ketua Perhimpunan Jiwa Sehat, Yeni Rosa Damayanti, di lokasi.

Rahayu mengatakan hal-hal yang disampaikan Gerakan Perempuan Disabilitas dalam audiensi itu sangat penting bagi mereka. Karena saat ini ia memerlukan dukungan untuk mensosialisasikan RUU PKS ini agar muncul kesadaran dari masyarakat, terutama anggota legislatif lain.

Untuk itu ia mengharapkan agar pendukung RUU PKS seperti Gerakan Perempuan Disabilitas Indonesia ini untuk terus beraudiensi, tetapi dengan anggota legislatif dan pihak lain yang pemahamannya soal RUU PKS masih berseberangan.

“Kami perlu bantuan dari teman-teman untuk audiensi atau berdiskusi sehat berdebat secara sehat dengan pihak yang punya pemahaman berbeda,” kata dia.

Simak juga: Komnas Perempuan Dorong RUU PKS Segera Disahkan

Rahayu menyarankan audiensi ini harus dilakukan sebelum Mei 2019. Karena pembahasan RUU PKS baru akan dibahas lagi pada bulan Mei, setelah RUU Praktik Pekerja Sosial rampung.






Menteri PPPA Kunjungi Remaja Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

4 jam lalu

Menteri PPPA Kunjungi Remaja Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

Korban pemerkosaan yang masih berusia 13 tahun diberikan pendampingan khusus


Riza Patria Larang Prostitusi di Jakarta dan Ancam Beri Sanksi

12 jam lalu

Riza Patria Larang Prostitusi di Jakarta dan Ancam Beri Sanksi

Riza Patria tegaskan prostitusi dilarang dan tidak relevan adanya di Jakarta.


Riza Patria Janji Tutup Semua Lokasi Prostitusi di Jakarta

15 jam lalu

Riza Patria Janji Tutup Semua Lokasi Prostitusi di Jakarta

Riza Patria berjanji menutup semua lokasi prostitusi karena praktik tersebut melanggar aturan hukum.


Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

2 hari lalu

Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

Angelina Jolie seorang aktris yang aktif dalamberbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia utusan khusus UNHCR yang menangani pengungsi di dunia.


Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual Masih Jadi PR Besar Jakarta

2 hari lalu

Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual Masih Jadi PR Besar Jakarta

Dua kasus kekerasan seksual anak di Jakarta menjadi sorotan. Ada remaja disekap dan dipaksa menjadi PSK. aDA juga remaja diperkosa 4 orang


Buntut Empat Anak Diduga Memperkosa, Warga DKI Minta Lokalisasi di Semper Ditutup

2 hari lalu

Buntut Empat Anak Diduga Memperkosa, Warga DKI Minta Lokalisasi di Semper Ditutup

Pemprov DKI Jakarta didesak menutup lokalisasi di dekat Hutan Kota, Semper Timur, Cilincing usai ramai kasus empat anak diduga memperkosa remaja


Tetapkan 2 Tersangka di Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Ini Penjelasan Polisi

2 hari lalu

Tetapkan 2 Tersangka di Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Ini Penjelasan Polisi

Seorang remaja di Jakarta Barat diduga disekap dan dipaksa menjadi PSK sejak tahun lalu


KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

2 hari lalu

KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

Empat anak terduga pelaku pemerkosaan masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


LPSK Usulkan RPP Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual ke Pemerintah

3 hari lalu

LPSK Usulkan RPP Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual ke Pemerintah

Menurut LPSK, pengaturan dana bantuan korban menjadi solusi atas minimnya pembayaran restitusi dari para pelaku kepada korban kekerasan seksual


Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, P2TP2A Beri Pendampingan

3 hari lalu

Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, P2TP2A Beri Pendampingan

Modus tersangka mencari perempuan dan dijanjikan pekerjaan dengan bayaran besar, tapi malah dijadikan pekerja seks komersial (PSK).