Soal Isu LGBT dan Larangan Azan, Jokowi: Logikanya Tidak Masuk

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres  nomor urut 01, Jokowi menyapa pendukungnya ketika menghadiri deklarasi dukungan dari para petani dan nelayan Lampung di Lapangan Karangendah, Lampung Tengah, Lampung, Jumat, 8 Maret 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    Capres nomor urut 01, Jokowi menyapa pendukungnya ketika menghadiri deklarasi dukungan dari para petani dan nelayan Lampung di Lapangan Karangendah, Lampung Tengah, Lampung, Jumat, 8 Maret 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengajak masyarakat untuk turut mengklarifikasi kabar fitnah saat menghadiri deklarasi Forum Alumni Perguruan Tinggi dan SMA Lampung Bersatu di Bandarlampung, Jumat, 8 Maret 2019.

    Baca juga: Pulang Kerja, Presiden Jokowi Naik KRL dari Stasiun Tanjung Barat

    Jokowi tiba di acara yang dilaksanakan di Lapangan PKOR Way Halim Kota Bandar Lampung sekitar pukul 15.20 WIB.

    "Kita kenal yang namanya kabar fitnah, kabar bohong, hoaks, hati-hati. Sekarang ini tidak hanya lewat media sosial tetapi sudah 'door to door' dari desa ke desa, dari kampung ke kampung," kata Jokowi dalam sambutannya.

    Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, masyarakat harus berani melawan fitnah-fitnah yang tersebar.

    Sejumlah isu yang pernah menerpa pemerintah disebutkan Jokowi, yakni kabar mengenai larangan azan maupun isu LGBT yang akan dilegalkan.

    "Logikanya tidak masuk. Kita ini adalah negara dengan norma-norma agama yang sangat baik, dengan norma-norma tata krama sosial yang sangat baik," tegas Jokowi.

    Jokowi juga berdialog dengan sejumlah peserta alumni perguruan tinggi dan SMA.

    Ia memuji seorang peserta yang naik ke panggung bernama Eka yang merupakan alumni IAIN Metro yang membuat akun media sosial untuk mengklarifikasi berita-berita bohong mengenai pemerintah. Eka mengaku dirinya geram melihat banyaknya tudingan kepada Presiden.

    Baca juga: Jokowi: Saatnya Saya Harus Bicara Agar Tak Ada Fitnah

    "Jadi kalau ada yang mengabarkan kabar fitnah, kabar bohong kita harus menyampaikan fakta-fakta yang ada. Logika-logika yang pakai rasio, dan pakai pemikiran sehingga orang mengerti hal-hal yang ngawur, yang bohong atau hoaks," ujar mantan Wali Kota Solo itu.

    Dalam sambutannya Jokowi juga menjelaskan pembangunan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah di Lampung, yakni terminal baru Bandara Radin Inten 2 dan jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang akan menghubungkan Lampung hingga ke Palembang.

    Pembangunan itu diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi melalui sektor pariwisata, bisnis dan investasi di Lampung sehingga membuka lapangan pekerjaan bagi warga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.