Polemik Janggut Agus Salim, Hasto Kristiyanto Sindir Rocky Gerung

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rocky Gerung. Dok.TEMPO/Seto Wardhana

    Rocky Gerung. Dok.TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mendesak akademisi, Rocky Gerung untuk melepskan kewarganegaraan Indonesia. Hasto mengeluarkan pernyataan itu menanggapi Rocky yang menyindir janggut pahlawan nasional Agus Salim serupa kambing.

    Berita terkait: Dituduh Hasto Menghina Agus Salim, Begini Reaksi Rocky Gerung

     

    "Mereka yang menghina pahlawan nasional bangsanya, sama saja tidak punya patriotisme dan hanya menjadi benalu pemecah belah bangsa,” ujar Hasto dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Tempo, Jumat 8 Maret 2019.

    Sebelumnya teleh beredar pootngan viedo saat Rocky Gerung member kuliah umum bersama Amien Rais di Adi-TV Sleman, Yogyakarta pada Jumat, 22 Februari 2019. Dalam pootngan rekaman tersebut Rocky Gerung sempat menyebut Agus Salim memiliki janggut mirip dengan kambing. Video kuliah umum ini kemudian tersebar di platform berbagi video, YouTube.

    Menurut Hasto pernyataan Rocky itu telah menghina Agus Salim, salah satu pendiri bangsa yang berasal dari Sumatera Barat. Ia mengatakan hal tersebut sangat merendahkan martabat bangsa, dan keluar dari jiwa yang tidak sehat.

    Hasto menilai Rocky Gerung tidak pantas diucapkan anak bangsa. Ia menyebut Rocky tidak memahami bagaimana perjuangan Agus Salim dan kemampuan diplomasinya yang luar biasa. “Rocky Gerung tidak hanya menghina warga Sumatera Barat, namun juga menghina seluruh bangsa,” ujar Hasto

    Akibat ucapannya tersebut, Rocky pun dilaporkan kepada Polda Sumatera Barat oleh Forum Anak Nagari (FAN). Mereka juga menilai bahwa ucapan Rocky pada Agus Salim bermuatan penghinaan, dan melecehkan tokoh Sumatera Barat.

    Tempo menghubungi Rocky Gerung untuk minta klarifikasi dna dia mempersilakan untuk mengutip cuitannya di akun Twitter, Kamis, 7/3.  Dia menilai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tak paham sejarah karena menuduhnya menghina tokoh pendiri bangsa, Agus Salim.

    "Astaga! Ini partai marah-marah karena tak paham sejarah. Saya pernah jadi pengajar di Megawati Institut, dan mengajarkan satire itu, tuan Hasto! Mengapa masih dungu?" kata Rocky dalam cuitan Twitternya itu.

    FIKRI ARIGI | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.