Rumah Robertus Robet Dipantau Personel dari Tiga Matra TNI

Robertus Robet menjawab pertanyaan wartawan seusai pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, 7 Maret 2019. Juru bicara Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, pasal yang dikenakan ialah Pasal 207 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penghinaan kepada penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Robertus Robet, aktivis dan Dosen Universitas Negeri Jakarta, di sebuah perumahan di Depok, Jawa Barat, nampak sepi tak berpenghuni, pada hari ini, Jum'at, 8/3.

Anggota Intel Komando Distrik Militer (Kodim) Depok, Hardono bercerita bahwa keluarga Robertus Robet telah meninggalkan rumahnya itu, sejak Jumat dinihari. "Orang tuanya keluar pake Grab sekitar jam 1 malam," ujar Hardono di Perumahan Mutiara, Depok, Jumat, 8 Maret 2019.

Baca juga: Kuasa Hukum: Yang Dituduhkan ke Robertus Robet Belum Jelas

Menurut dia, sejak Kamis malam rumah Robertus Robet telah dipantau oleh personel dari TNI. Ada personil dari tiga matra yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara yang beredar di sini. "Maka, sempat dilakukan penjagaan untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan," ungkap dia.

Penjagaan itu, kata Hardono, dilakukan oleh Tim Buser dari Polres Kota Depok. Ada juga tim intel dari TNI. "Tidak pakai seragam sih, semua pakaian preman" papar dia.

Ia menjelaskan bahwa di group media sosial anggota TNI, video orasi Robet telah telah menjadi bahan perbincangan. Titik lokasi rumahnya juga telah disebar dari satu grup ke grup lainnya. "Sudah beredar di grup TNI mah, bahwa ini lokasi rumah Robet yang ingin bubarin TNI," tutur dia.

Menurut dia, hingga sekitar pukul 01.00 malam itu suasana masih ramai dan ada banyak personel berkeliaran di sekitar perumahan. "Jam 03.00 sudah mulai sepi, saya juga sudah pulang tapi masih ada dua, tiga orang dari Polres yang berjaga," kata dia.

Dari kepolisian diperoleh keterangan, polisi melakukan penjagaan di sekitar rumah Robet Depok, Jawa Barat. Penjagaan itu dilakukan seusai aktivis itu diperiksa di Bareskrim Polsri dan dipulangkan ke rumah. "Dijaga personel Polsek, jumlahnya saya belum tahu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetio, Jumat, 8 Maret 2019.

Dedi tak menjelaskan alasan rumah Robertus Robet, dosen Universitas Negeri Jakarta, itu dijaga. Dia mengatakan tanpa diminta pun kewajiban polisi untuk melakukan perlindungan dan pelayanan ke masyarakat. "Diminta atau tidak sudah kewajiban polri melakukan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat," kata dia.

IRSYAN HASYIM | AJI NOEGROHO






Pasal Layu Penjerat Robertus Robet

10 Maret 2019

Pasal Layu Penjerat Robertus Robet

Polisi menjerat Robertus Robet dengan Pasal 207 KUHP. Padahal MK sudah membatasi penggunaan pasal tersebut.


MK Batasi Pasal yang Jerat Robertus Robet, Polisi: Sudah Sesuai

10 Maret 2019

MK Batasi Pasal yang Jerat Robertus Robet, Polisi: Sudah Sesuai

MK pernah mengeluarkan putusan yang membatasi penggunaan pasal yang saat ini menjerat Robertus Robet.


Pengacara Percaya Polisi akan Gugurkan Status Robertus Robet

10 Maret 2019

Pengacara Percaya Polisi akan Gugurkan Status Robertus Robet

Polisi memproses hukum Robertus Robet setelah mengetahui adanya dugaan tindak pidana, tanpa ada yang mengadukannya.


Pakar: Robertus Robet Bisa Ajukan Praperadilan

9 Maret 2019

Pakar: Robertus Robet Bisa Ajukan Praperadilan

Penetapan tersangka atas Robertus Robet dianggap tidak sah.


Pengamat Sebut Penetapan Tersangka Robertus Robet Tidak Sah

9 Maret 2019

Pengamat Sebut Penetapan Tersangka Robertus Robet Tidak Sah

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menganggap penetapan tersangka terhadap Robertus Robet


Kejanggalan Penerapan Pasal 207 KUHP terhadap Robertus Robet

9 Maret 2019

Kejanggalan Penerapan Pasal 207 KUHP terhadap Robertus Robet

Dosen Universitas Negeri Jakarta serta aktivis Robertus Robet akhirnya dijerat Pasal 207 Kitab Undang-undang Hukum Pidana


Sudirman Said: Kritik Robertus Robet ke ABRI, Kebebasan Akademik

8 Maret 2019

Sudirman Said: Kritik Robertus Robet ke ABRI, Kebebasan Akademik

Sudirman Said mengatakan kritik Robertus Robet terkait dwifungsi ABRI adalah kebebasan akademik.


Moeldoko: Jangan Cari Popularitas dengan Melawan TNI

8 Maret 2019

Moeldoko: Jangan Cari Popularitas dengan Melawan TNI

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak untuk tidak mencari popularitas dengan melawan TNI.


Cerita Intel Kodim Kota Depok Soal Penangkapan Robertus Robet

8 Maret 2019

Cerita Intel Kodim Kota Depok Soal Penangkapan Robertus Robet

Rumah aktivis Robertus Robet telah dipantau oleh polisi sebelum dilakukan penangkapan pada Kamis dinihari lalu terkait kasus dugaan ujaran kebencian.


Robertus Robet dan Keluarga Tak Berada di Kediamannya di Depok

8 Maret 2019

Robertus Robet dan Keluarga Tak Berada di Kediamannya di Depok

Rumah Robertus Robet di Perumahan Mutiara, Depok, Jawa Barat, saat ini terlihat sepi.