Klarifikasi Bivitri Susanti Soal Pelapor Robertus Robet

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Akademisi Ubedilah Badrun, Ketua YLBHI Asfinawati, Akademisi Bivitri Susanti, Akademisi, Batara Ibnu Reza, Pengamat Politik SMRC, Saidiman Ahmad (Depan kiri ke kanan) berfoto bersama usai memberikan peryataan terkait penahanan Robertus Robert oleh polisi di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Kamis, 7 Maret 2019. TEMPO/Faisal Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Koalisi Masyarakat Sipil, Bivitri Susanti, mengklarifikasi berita Tempo.co yang mengutip pernyataannya tentang pelapor aktivis Robertus Robet.

"Perlu diketahui saya bukan tim kuasa hukum Robertus Robet. Saya hadir dalam konferensi pers itu sebagai komponen masyarakat sipil yang mendukung kebebasan berpendapat. Jadi say memang tidak memegang berkas dokumen hukum apa pun," kata Bivitri dalam hak jawabnya kepada Tempo.co

Menurut Bivitri ia menjawab soal siapa yang mengadukan dengan bilang di media sudah ada. "Itu karena pagi harinya saya memang diwawancarai sebuah media mengenai Pasal 207 KUHP yang pernah dipersoalkan Mahkamah Konstitusi. Saya diberitahu bahw ada pengadu. Tetapi saya tidak mengacunya ada laporan apapun karena tidak ada yang memegang berkas selain kuasa hukum. Ini harus saya garis bawahi untuk menekankan profesionalisme kawan-kawan kuasa hukum," kata dia.

Dalam berita Tempo.co berjudul Koalisi Sipil Sebut  Robertus Robet Dilaporkan Suryo Prabowo, Bivitri menyebut bahwa penangkapan aktivis itu berdasarkan delik aduan. Ia menyebut nama Letnan Jenderal TNI Johanes Suryo Prabowo sebagai pelapor Robertus Robet.

"Informasi yang benar adalah yang disampaikan oleh pihak kepolisian bahwa laporan tersebut adalah tipe A, yang tidak membutuhkan laporan dari pihak lain," kata Bivitri.






Pasal Layu Penjerat Robertus Robet

10 Maret 2019

Pasal Layu Penjerat Robertus Robet

Polisi menjerat Robertus Robet dengan Pasal 207 KUHP. Padahal MK sudah membatasi penggunaan pasal tersebut.


MK Batasi Pasal yang Jerat Robertus Robet, Polisi: Sudah Sesuai

10 Maret 2019

MK Batasi Pasal yang Jerat Robertus Robet, Polisi: Sudah Sesuai

MK pernah mengeluarkan putusan yang membatasi penggunaan pasal yang saat ini menjerat Robertus Robet.


Pengacara Percaya Polisi akan Gugurkan Status Robertus Robet

10 Maret 2019

Pengacara Percaya Polisi akan Gugurkan Status Robertus Robet

Polisi memproses hukum Robertus Robet setelah mengetahui adanya dugaan tindak pidana, tanpa ada yang mengadukannya.


Pakar: Robertus Robet Bisa Ajukan Praperadilan

9 Maret 2019

Pakar: Robertus Robet Bisa Ajukan Praperadilan

Penetapan tersangka atas Robertus Robet dianggap tidak sah.


Pengamat Sebut Penetapan Tersangka Robertus Robet Tidak Sah

9 Maret 2019

Pengamat Sebut Penetapan Tersangka Robertus Robet Tidak Sah

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menganggap penetapan tersangka terhadap Robertus Robet


Kejanggalan Penerapan Pasal 207 KUHP terhadap Robertus Robet

9 Maret 2019

Kejanggalan Penerapan Pasal 207 KUHP terhadap Robertus Robet

Dosen Universitas Negeri Jakarta serta aktivis Robertus Robet akhirnya dijerat Pasal 207 Kitab Undang-undang Hukum Pidana


Sudirman Said: Kritik Robertus Robet ke ABRI, Kebebasan Akademik

8 Maret 2019

Sudirman Said: Kritik Robertus Robet ke ABRI, Kebebasan Akademik

Sudirman Said mengatakan kritik Robertus Robet terkait dwifungsi ABRI adalah kebebasan akademik.


Moeldoko: Jangan Cari Popularitas dengan Melawan TNI

8 Maret 2019

Moeldoko: Jangan Cari Popularitas dengan Melawan TNI

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak untuk tidak mencari popularitas dengan melawan TNI.


Cerita Intel Kodim Kota Depok Soal Penangkapan Robertus Robet

8 Maret 2019

Cerita Intel Kodim Kota Depok Soal Penangkapan Robertus Robet

Rumah aktivis Robertus Robet telah dipantau oleh polisi sebelum dilakukan penangkapan pada Kamis dinihari lalu terkait kasus dugaan ujaran kebencian.


Robertus Robet dan Keluarga Tak Berada di Kediamannya di Depok

8 Maret 2019

Robertus Robet dan Keluarga Tak Berada di Kediamannya di Depok

Rumah Robertus Robet di Perumahan Mutiara, Depok, Jawa Barat, saat ini terlihat sepi.