Mahfudz Siddiq: Prajurit TNI Tak Punya Niat Kembali ke Dwifungsi

Mahfudz Siddiq. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Inisiator organisasi masyarakat Gerakan Arah Baru Indonesia atau Garbi, Mahfudz Siddiq, mengatakan isu dwifungsi TNI bukanlah suatu ancaman. Menurut Mahfudz, para prajurit dan perwira TNI saat ini sudah tidak lagi memiliki pikiran untuk kembali ke dwifungsi.

"Kalaupun ada orang yang punya pengaruh untuk tarik gerbong TNI ke politik, saya yakin para prajurit dan perwira akan lebih dulu teriak," kata Mahfudz di Sekretariat Nasional Prabowo - Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Maret 2019.

Mahfudz mengatakan reformasi telah berusia lebih dari 21 tahun. Reformasi dan demokrasi yang telah terbangun saat ini, kata dia, tidak akan tergapai jika TNI tak memberi jalan sejak awal terhadap perjalanan demokrasi itu sendiri.

"Dalam sejarah demokrasi di banyak negara berkembang, demokratisasi mengalami kegagalan karena dihadang, diganjal, dihalangi kekuatan militer. Tapi itu tidak terjadi di Indonesia," ujar dia.

Polemik adanya dwifungsi ini berawal dari rencana menambah pos jabatan baru bagi jabatan perwira tinggi di internal TNI serta ke kementerian lainnya. Jabatan baru ini salah satunya bertujuan untuk menampung perwira tinggi yang menumpuk di TNI.

Salah satu hal yang dilakukan untuk restrukturisasi ini yakni dengan merevisi Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 TNI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan revisi UU TNI dianggap perlu untuk menyelesaikan masalah ratusan perwira tinggi dan perwira menengah tanpa jabatan struktural.

Rencana restrukturisasi TNI ini kemudian dikritik oleh koalisi masyarakat sipil. Menurut koalisi, rencana masuknya perwira TNI aktif ke kementerian lain di luar yang diperbolehkan ditakutkan akan membawa kembali dwifungsi TNI seperti sebelum reformasi.

Mahfudz juga menuturkan ia tak yakin para perwira TNI ini mau menerima solusi soal perluasan jabatan seperti ini. Menurut dia, perluasan jabatan itu akan menggerus jati diri dan karakter sebagai prajurit TNI.

"Tiba-tiba seorang Mayjen misalnya, ditugaskan menjadi Kepala Badan Pertanahan Nasional, atau seorang Brigjen tiba-tiba harus ditugaskan menjadi kepala dinas di kantornya gubernur DKI. Saya yakin mereka tidak mau. Karena mereka tidak dididik untuk menjadi aparatur birokrasi sipil. Mereka disiapkan mempertahankan negara," tutur Mahfudz Siddiq






DPR Berkomitmen Wujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

9 jam lalu

DPR Berkomitmen Wujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

Sebagai SDM unggul, kapasitas dan kapabilitas prajurit TNI harus menjadi perhatian penting dari sisi pengetahuan kemiliteran maupun akademik yang mumpuni dan terlatih.


Soal Anggota TNI Tendang Aremania, KSAD Dudung Abdurachman Serahkan ke TGPF

1 hari lalu

Soal Anggota TNI Tendang Aremania, KSAD Dudung Abdurachman Serahkan ke TGPF

Menurut Dudung Abdurachman kekerasan yang dilakukan oleh anggota TNI itu kemungkinan bukan tanpa sebab.


Bamsoet Apresiasi Perjuangan TNI Pertahankan Kedaulatan NKRI

1 hari lalu

Bamsoet Apresiasi Perjuangan TNI Pertahankan Kedaulatan NKRI

Dala survei Litbang Kompas, sebanyak 92,7 persen masyarakat mengakui peran TNI sebagai penjaga kedaulatan negara.


Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

1 hari lalu

Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

Bantuan Subsidi Upah atau BSU merupakan bantuan senilai Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah. Ini syarat penerima BSU tahap 4.


Rayakan HUT Ke-77, Berikut 5 Kendaraan Tempur TNI

1 hari lalu

Rayakan HUT Ke-77, Berikut 5 Kendaraan Tempur TNI

Dalam kesempatan HUT TNI ke-77 redaksi Tempo.co bakal membahas setidaknya 5 kendaraan tempur TNI. Berikut ulasannya:


Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

1 hari lalu

Andika Perkasa soal Panglima TNI Baru: Presiden Pasti Pilih Secara Mendadak

Di tengah memasuki usia pensiun, sempat muncul juga wacana untuk memperpanjang masa jabatan Panglima TNI Andika Perkasa.


Jokowi Panggil Panglima TNI Usai Megawati Soroti Sistem Pertahanan Maju Mundur

1 hari lalu

Jokowi Panggil Panglima TNI Usai Megawati Soroti Sistem Pertahanan Maju Mundur

Presiden Jokowi memanggil Panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan pada Senin lalu. Pertemuan itu untuk merespons pernyataan Megawati.


Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

1 hari lalu

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

Kapolda Metro Jaya mengucapkan terima kasih ke jajaran Tentara Nasional Indonesia atau TNI pada ulang tahun ke-77 TNI.


Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

1 hari lalu

Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

Presiden Jokowi bertanya apakah tunjangan bagi para prajurit TNI di perbatasan sudah cukup. Para prajurit pun menyatakan cukup.


HUT TNI ke-77 Mengenang 5 Tokoh TNI: Jenderal Soedirman hingga AH Nasution

2 hari lalu

HUT TNI ke-77 Mengenang 5 Tokoh TNI: Jenderal Soedirman hingga AH Nasution

HUT TNI ke-77, pembentukan TNI tidak luput dari jasa para tokoh antar lain Jenderal Soedirman, Ahmad Yani dan AH Nasution.