Alasan Baznas Usul Zakat Wajib Seperti Pajak

Ilustrasi pembagian zakat. ANTARA/Rudi Mulya

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bambang Sudibyo mengusulkan agar model pengelolaan dan pengumpulan zakat dirancang seperti sistem pengelolaan pajak yang bersifat wajib. Usulan ini disampaikan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Baznas yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla di Solo, Senin malam 4 Maret 2019.

Baca juga:  30 Rumah Tak Layak Huni Pondok Kelapa Diperbaiki Pakai Uang Zakat

Menurut Bambang, usulan yang sama juga pernah dilontarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sebuah seminar di Yogyakarta dua tahun lalu. “BAZNAS bersetuju berat dengan himbauan ibu Menteri Keuangan tersebut,” kata Bambang.

Dia beralasan bahwa tradisi pengelolaan pengumpulan zakat yang dibangun oleh Rasulullah SAW dan para sahabat mirip dengan pengelolaan pengumpulan pajak, yaitu bahwa zakat itu bersifat wajib seperti wajibnya pajak. “Dan juga dipungut oleh negara seperti halnya pajak,” kata dia.

Melalui sistem tersebut Bambang yakin bahwa potensi pajak di Indonesia akan meningkat drastis dari 1,57 persen Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 3,4 persen PDB. “Hal itu berarti bahwa untuk tahun 2018, potensi zakatnya meningkat dari Rp 230 Trilyun menjadi Rp 499 Trilyun,” kata Bambang.

“Malaysia sudah menerapkan sistem tersebut,” kata Bambang. Untuk meminimalkan resistensi umat Islam terhadap ketentuan wajib berzakat tersebut, Pemerintah Malaysia memberikan insentif pajak yang lebih baik, yaitu bahwa zakat yang dibayarkan kepada negara mengurangi kewajiban pajak penghasilan.

Dia juga beralasan bahwa zakat adalah urusan negara di bidang agama dan keuangan sekaligus. Sesuai UUD 1945, urusan agama dan urusan keuangan itu adalah kewenangan Pemerintah Pusat. "Oleh karena itu, jika kita ingin konsisten dengan konstitusi, maka seharusnya pengumpulan zakat menjadi kewenangan Pemerintah Pusat," katanya memaparkan.

Baca juga: Bappenas Dorong Pemanfaatan Investasi Dana Zakat untuk SDGs

Meski demikian, dia mengakui bahwa rencana itu bisa berjalan jika sistem governance pengelolaan zakat yang betul-betul kuat. Untuk memperkuat sistem governance tersebut, maka BAZNAS dan lembaga amil zakat lain harus ditetapkan sebagai lembaga keuangan syariah nonbank perlu diawasi dan disupervisi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






Santri Ikut Seleksi PTN Lulus 100 Persen, Begini Profil Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits

13 hari lalu

Santri Ikut Seleksi PTN Lulus 100 Persen, Begini Profil Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits

Para santri dari Pesantren Mahasina Darul Qur'an wal Hadits, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat yang mengikuti seleksi PTN dinyatakan lulus 100 persen.


Inovasi Pembayaran ZISWAF dengan QRIS di Baznas Karanganyar

28 hari lalu

Inovasi Pembayaran ZISWAF dengan QRIS di Baznas Karanganyar

QRIS merupakan standar QR Code pembayaran yang dikembangkan oleh BI dalam mempermudah transaksi nontunai.


Anies Baswedan Resmikan Pondok Pesantren Tahfiz Difabel

30 hari lalu

Anies Baswedan Resmikan Pondok Pesantren Tahfiz Difabel

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Pondok Pesantren Tahfiz Difabel Baznas (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta


UPZ Kemendagri Salurkan Zakat kepada 300 Mustahik

40 hari lalu

UPZ Kemendagri Salurkan Zakat kepada 300 Mustahik

Setiap mustahik mendapat 1 juta rupiah.


Pemprov DKI dan Bazis Bedah Kawasan, Dipasang Wifi Gratis dan Lapangan Olah Raga

52 hari lalu

Pemprov DKI dan Bazis Bedah Kawasan, Dipasang Wifi Gratis dan Lapangan Olah Raga

Pemprov DKI bersama dengan Baznas Bazis Jakarta mengadakan bedah kawasan di Petogogan. Diberi WiFi gratis dan lapangan olah raga.


Baznas DKI Tak Lagi Ajak ACT Kerja Sama Bagikan Daging Kurban Idul Adha

6 Juli 2022

Baznas DKI Tak Lagi Ajak ACT Kerja Sama Bagikan Daging Kurban Idul Adha

Baznas DKI memastikan mereka tak lagi mengajak ACT kerja sama untuk membagikan daging kurban pada Idul Adha tahun ini.


Baznas DKI Pernah Dua Kali Kerja Sama dengan ACT

6 Juli 2022

Baznas DKI Pernah Dua Kali Kerja Sama dengan ACT

Baznas DKI menyatakan pernah dua kali kerja sama dengan ACT. Penyaluran takjil buka puasa dan hewan kurban.


Wagub Riza Patria: Bukan Pemprov DKI yang Kerja Sama dengan ACT, Tapi Baznas

6 Juli 2022

Wagub Riza Patria: Bukan Pemprov DKI yang Kerja Sama dengan ACT, Tapi Baznas

Wagub Riza Patria meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Pemprov DKI bekerja sama dengan ACT. Baznas Bazis DKI yang menggandeng ACT.


Apa Itu Filantropi dan Bagaimana Sejarahnya?

6 Juli 2022

Apa Itu Filantropi dan Bagaimana Sejarahnya?

Filantropi merupakan tindakan kedermawanan untuk kepentingan publik.


Kemenag Imbau Pengurus Baznas - Lembaga Amil Zakat Hindari Perilaku Hedonis

5 Juli 2022

Kemenag Imbau Pengurus Baznas - Lembaga Amil Zakat Hindari Perilaku Hedonis

Imbauan tak berperilaku hedonis kepada Lembaga Amil Zakat itu berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana umat oleh ACT.