Jokowi: Silakan Lihat K-Pop, tapi Kita Punya Musik Lebih Bagus

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (keenam kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (keenam kanan) dan sejumlah menteri Kabinet Kerja memberikan sambutan saat menghadiri Festival Sarung Indonesia 2019 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 3 Maret 2019. Festival Sarung Indonesia 2019 yang menampilkan beragam sarung khas dari berbagai daerah itu untuk menghidupkan kesadaran dan kebanggaan generasi muda terhadap sarung sebagai kekayaan budaya Indonesia. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (keenam kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (keenam kanan) dan sejumlah menteri Kabinet Kerja memberikan sambutan saat menghadiri Festival Sarung Indonesia 2019 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 3 Maret 2019. Festival Sarung Indonesia 2019 yang menampilkan beragam sarung khas dari berbagai daerah itu untuk menghidupkan kesadaran dan kebanggaan generasi muda terhadap sarung sebagai kekayaan budaya Indonesia. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak masyarakat untuk mencintai kearifan lokal agar Indonesia bisa bertahan dari infiltrasi budaya asing. Menurut dia, jika masyarakat sadar dan peduli dengan budaya sendiri, maka ketakutan akan pengaruh dari luar itu tidak akan muncul.

    Jokowi mencontohkan masyarakat Indonesia boleh menikmati budaya atau seni dari luar negeri asalkan tidak melupakan budaya sendiri. "Kita boleh saja lihat K-Pop (musik pop Korea), tapi kita sendiri kan punya musik yang lebih bagus, keroncong, dangdut, musik di Ambon, dan lagu-lagu daerah di seluruh penjuru tanah air," katanya saat menerima siswa SMA Taruna Nusantara di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 4 Maret 2019.

    Baca: Jokowi Beberkan Alasan di Balik Keluarnya KIP ...

    Pernyataan Jokowi ini muncul saat salah satu siswa SMK Taruna Nusantara bernama Karas mengungkapkan kekhawatirannya akan budaya Indonesia yang tergerus budaya asing. Ia meminta pemerintah memberikan wadah agar masyarakat Indonesia bisa mendapatkan pelajaran tentang kebudayaan lokal.

    Kepada para siswa SMK Taruna Nusantara itu, Jokowi menuturkan menikmati budaya asing cukup sebatas untuk perbandingan saja. "Kalau mau nonton (K-Pop) silakan sebagai komparasi, gak ada masalah."

    Baca: Ketika Ketua Pemuda Pancasila Puji Prabowo di Depan Jokowi

    Ia menjelaskan guna mencegah infiltrasi budaya asing, pemerintah telah menerapkan pendidikan karakter dan budi pekerti di sekolah-sekolah. Pemerintah beralasan pendidikan itu harus ditumbuhkan pada anak sejak usia dini.

    "Kalau kita sadar dengan budaya kita sendiri, karakter ke-Indonesiaan, ya, gak perlu khawatir. Masuknya budaya luar ke Indonesia gak perlu khawatir," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.