AHY Sebut Demokrat Revisi Target Suara Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Satuan Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY berbincang dengan pasangan capres - cawapres, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, mendaftarkan diri di gedung KPU, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    Ketua Satuan Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY berbincang dengan pasangan capres - cawapres, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, mendaftarkan diri di gedung KPU, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Komandan Satuan Tugas Bersama atau Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan partainya sempat merevisi target perolehan suara di Pemilu 2019. "Paling tidak kami meraih double digit, kalau lebih tinggi tentu lebih baik," kata dia di Wisma Proklamasi, Jakarta, Sabtu, 2 Maret 2019.

    Baca: Pidato AHY tak Sebut Prabowo, Fadli Zon Yakin Demokrat Solid

    Putra sulung Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengatakan awalnya Demokrat menargetkan memperoleh 15 persen suara dalam pileg. Namun, target itu direvisi melihat hasil survei dan kondisi saat ini.

    Menurut AHY, kondisi pilpres dan pileg yang digelar secara berbarengan menjadi salah satu pertimbangan. Menurut dia, penyelenggaran dua pesta demokrasi itu menyebabkan perhatian publik tersedot ke Pilpres. Selain itu, efek ekor jas juga hanya dirasakan oleh partai utama pengusung calon presiden dan wakil presiden.

    AHY mengatakan saat ini Demokrat menargetkan meraup lebih dari 10 persen suara dalam Pemilu 2019. Dia mengatakan target itu cukup realistis. 

    AHY mengatakan perolehan suara Demokrat dalam Pemilu 2014 menjadi tolak ukur dalam menentukan target perolehan suara dalam Piileg pada April. Dalam pemilu 2014, Demokrat memperoleh 10,2 persen suara.

    Simak juga: Pidato Politik, AHY Singgung Hukum yang Tajam ke Oposisi

    Untuk mencapai target itu, AHY mengatakan Demokrat akan melakukan kampanye baik melalui media massa dan media sosial. Dia mengatakan partai dan caleg juga akan melakukan kampanye dari pintu ke pintu. "Dengan begitu, bisa terjadi dialog untuk meyakinkan swing voter, untuk memberikan dukungan pada caleg atau Demokrat," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.