Surya Paloh Sebut NasDem Naik Pangkat Jika Menang di Jambi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomer urut 02 Sandiaga Uno (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) saat menghadiri HUT ke-50 Kadin di Jakarta, Senin, 24 September 2018. ANTARA

    Cawapres nomer urut 02 Sandiaga Uno (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) saat menghadiri HUT ke-50 Kadin di Jakarta, Senin, 24 September 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Bungo - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, berharap bisa mendapat kursi legislatif dari daerah pemilihan Provinsi Jambi di Pemilu 2019. Menurut Paloh, NasDem akan naik pangkat jika mampu meraih satu atau dua kursi DPR RI dari dapil Jambi.

    Baca: Surya Paloh: Di NasDem, Jokowi Lebih Penting Ketimbang Caleg

    "Kalau saja provinsi Jambi ini DPR RI nya tidak kosong, tapi terisi, apalagi bukan satu, tapi dua, NasDem naik pangkat," kata Paloh saat memberi pengarahan internal kepada para calon legislatif NasDem untuk DPRD Kabupaten Bungo dan Tebo di hotel Semagi, Bungo, Jambi, Sabtu, 2 Maret 2019.

    Dalam pengarahan itu, Paloh juga meminta konsolidasi caleg NasDem di Kabupaten Bungo dan Tebo tak kalah dari wilayah lain. Partai NasDem, kata Paloh, telah memproyeksikan untuk mendapat 17 kursi DPR RI dari 17 dapil di seluruh Sumatera, salah satunya Jambi.

    "NasDem memproyeksikan dan Insya Allah tidak meleset. NasDem bukan hanya mencapai 17 kursi dari 17 dapil di Sumatera ini," ujar Paloh. "Tapi dari apa yang saya pahami hari ini, sekali lagi kalau Jambi tidak kosong, sedikit-dikitnya ada bonus 2-4 kursi dari pulau Sumatera sendiri. Ini berita baik untuk kita."

    Simak juga: NasDem Tolak Teken Pakta Integritas Partai Usulan KPK

    Surya Paloh juga optimistis wilayah-wilayah lain akan memberikan bonus kursi bagi NasDem. Wilayah-wilayah yang ia sebutkan di antaranya Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. "Maka harapan kita untuk naik peringkat menjadi partai 3 besar di republik ini insya Allah (terwujud). Tanggal 17 april nanti tunggulah berita baiknya," tutur Paloh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.