Banjir Bandang di Pangalengan, BNPB Sebut Dua Faktor Penyebab

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir bandang di Kabupaten Bandung Barat Prov. Jawa Barat, pada Kamis, 23 Februari 2017, pukul 15:30 WIB. Foto/BNPB

    Banjir bandang di Kabupaten Bandung Barat Prov. Jawa Barat, pada Kamis, 23 Februari 2017, pukul 15:30 WIB. Foto/BNPB

    TEMPO.CO, Jakarta - Bencana banjir bandang menerjang Desa Kertamanah, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat 1 Maret 2019. Banjir bandang di Pangalengan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 saat hujan deras mengguyur wilayah Bandung Raya.

    "Akibat anak sungai Cisangkuy tersumbat dan akhirnya meluap," ucap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Jumat 1 Maret 2019.

    Selain sungai yang tersumbat itu, dia menyebutkan kalau banjir bandang terjadi juga akibat adanya proyek pembuatan saluran air. Untuk kepentingan proyek, air dialihkan sementara sehingga memasuki jalan raya dan permukiman.

    Dampaknya, banjir setinggi 20-70 sentimeter merendam sekitar 150 rumah di tiga RW serta merusak jembatan di Desa Kertamanah. Dalam catatan BNPB, tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir bandang tersebut.

    Sutopo memberi catatan bahwa biasanya bencana banjir bandang terjadi di dataran rendah. Namun Pangalengan ditekankannya adalah dataran tinggi. Ini seperti yang pernah terjadi pula di Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Dieng.

    Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada beberapa alasan yang mendukung terjadi bencana banjir di dataran tinggi. Selain hutan yang semakin gundul sehingga berkurangnya kawasan resapan air serta DAS yang kritis, dia menuturkan alasan-alasan itu adalah, "Sungai semakin dangkal, drainase tak memadai, sungai penuh sampah."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.