YLKI Menilai Pemerintah kurang Serius Atasi Sampah Plastik

Reporter

Alat berat mengangkut sampah yang menutupi aliran Kali Pisang Batu, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, 7 Januari 2019. Sampah plastik terlihat mendominasi hamparan sampah di kali tersebut. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai pemerintah kurang serius dalam upaya mengurangi sampah plastik di tanah air.

Berita terkait: Pemerintah Siapkan Kebijakan Kurangi Sampah Plastik

“Upaya pengurangan sampah kantong plastik yang sporadis menunjukkan belum ada keseriusan dari pemerintah, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian,” kata dia melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, 1/3.

Padahal, kata Tulus, saat ini penggunaan kantong plastik sudah sangat mengkhawatirkan. “Sudah seharusnya pemerintah, pelaku usaha, produsen dan konsumen bersinergi," kata Tulus.

Tulus mengimbau perlu ada upaya radikal untuk mengurangi sampah plastik. Kebijakan memberlakukan kantong plastik berbayar di sektor ritel dinilai kurang memadai.

Pengurangan kantong plastik, kata dia, seharusnya juga menyasar ke pasar-pasar tradisional. Hal itu bisa dimulai dari Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya, badan usaha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu pengenaan kebijakan berbayar sebaiknya bukan hanya pada kantong plastik saja, melainkan juga pada pembungkus plastik untuk kemasan makanan, minuman. “Juga kosmetik dan lain-lain harus ramah lingkungan," tutur dia.

Pengurangan sampah kantong plastik diharapkan menjadi kebijakan dan gerakan nasional yang radikal oleh pemerintah pusat. “Bukan sporadis di masing-masing daerah.”

Tulus menilai sampah plastik pembungkus barang-barang konsumsi yang beredar di masyarakat adalah sumber pencemaran lingkungan yang sebenarnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada November 2018, mengklaim bahwa pemerintah sudah memiliki rencana untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia. "Pemerintah tengah merundingkan rencana tersebut.

"Sudah ada rencana untuk tindakannya apa, termasuk juga disinsentif pemakaian plastik yaitu kalau memakai plastik nanti bagaimana itu sedang dibahas apa sanksinya," kata dia di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 23 November 2018.

Tak hanya itu, pemerintah juga membahas skema pengurangan penggunaan sampah plastik. Termasuk, teknologi yang dapat digunakan untuk mengurangi sampah tersebut.

ANTARA






Rekening Penjual Burung Diblokir BCA atas Perintah KPK, YLKI: Melanggar Hak Konsumen

19 jam lalu

Rekening Penjual Burung Diblokir BCA atas Perintah KPK, YLKI: Melanggar Hak Konsumen

YLKI menyatakan seharusnya BCA mengkonfirmasi ke penyidik sebelum memblokir nomor rekening seseorang.


YLKI Respons Bos BCA Tak Mau Ganti Duit Rp 320 Juta yang Dibobol: Pernyataan Terlalu Prematur

1 hari lalu

YLKI Respons Bos BCA Tak Mau Ganti Duit Rp 320 Juta yang Dibobol: Pernyataan Terlalu Prematur

YLKI angkat bicara soal kasus pembobolan rekening nasabah BCA oleh pria bersama tukang becak yang viral di media sosial.


HNW Dukung Revisi UU Perlindungan Konsumen

5 hari lalu

HNW Dukung Revisi UU Perlindungan Konsumen

Untuk melakukan revisi undang-undang, rakyat dan organisasi yang ada di masyarakat bisa mengusulkan perubahan


Terima Aduan Klaim Polis, YLKI Imbau Masyarakat Berhati-Hati Memilih Produk Asuransi

7 hari lalu

Terima Aduan Klaim Polis, YLKI Imbau Masyarakat Berhati-Hati Memilih Produk Asuransi

Yayasan Lembaga Konsumen Indoneia (YLKI) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih produk asuransi


Pengaduan Perkara Perumahan Tinggi, YLKI: Bermasalah dari Hulu hingga Hilir

7 hari lalu

Pengaduan Perkara Perumahan Tinggi, YLKI: Bermasalah dari Hulu hingga Hilir

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebut pengaduan konsumen soal perkara perumahan masih tinggi selama 10 tahun terakhir.


Tragedi Kanjuruhan, YLKI: Penonton Adalah Konsumen yang Punya Hak Keamanan dan Keselamatan

7 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, YLKI: Penonton Adalah Konsumen yang Punya Hak Keamanan dan Keselamatan

YLKI menilai tragedi Stadion Kanjuruhan menunjukkan belum adanya kesadaran konkret dari penyelenggara bahwa penonton adalah konsumen


YLKI : Aduan Kasus Pinjol Paling Marak

7 hari lalu

YLKI : Aduan Kasus Pinjol Paling Marak

Yayasan Lembaga Konsumen Indoneia (YLKI) mencatat pengaduan kasus pinjaman online atau pinjol mendominasi pengaduan terkait masalah jasa keuangan


Pengaduan Konsumen ke YLKI Meningkat, Ada Aduan Baru Soal Minyak Goreng

7 hari lalu

Pengaduan Konsumen ke YLKI Meningkat, Ada Aduan Baru Soal Minyak Goreng

Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Rio Priambodo mengatakan aduan jasa keuangan menempati posisi tertinggi.


Soal Kasus Meikarta, Ketua YLKI: Kami Sudah Ingatkan Sejak Awal

7 hari lalu

Soal Kasus Meikarta, Ketua YLKI: Kami Sudah Ingatkan Sejak Awal

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengaku telah mengingatkan masyarakat sejak awal munculnya Meikarta pada 2017 lalu.


Bikin SIM Bayar Pakai Sampah Plastik di Cirebon, Begini Mekanismenya

19 hari lalu

Bikin SIM Bayar Pakai Sampah Plastik di Cirebon, Begini Mekanismenya

Satpas Polresta Cirebon menggelar program bertajuk Green Service untuk pembayaran biaya SIM baru. Tetap harus ujian teori dan ujian praktik.