Nojorono Gelar Workshop New Era, New Leaders untuk Generasi Milenial

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 

Workshop New Era New Leaders PT. Nojorono di Jakarta (27/02/2019)

    Workshop New Era New Leaders PT. Nojorono di Jakarta (27/02/2019)

    INFO NASIONAL - PT Nojorono Tobacco International menggelar workshop bertema New Era, New Leaders di Hotel Harris, Kelapa Gading Jakarta, sejak Senin (25/2) hingga Rabu (28/2). Generasi para pemilik usaha yang diundang oleh Nojorono hadir untuk berbagi dan menambah wawasan tren usaha khususnya di era digital bersama para pembicara dari kalangan industri integrated communication, pemasaran, dan investasi.

    Workshop ini menekankan betapa besarnya peran kaum muda dalam memajukan perusahaan. Acara ini diikuti 20 orang kalangan muda berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui workshop New Era, New Leaders pihak penyelenggara berharap para peserta mendapatkan pemahaman baru tentang berbisnis di era yang telah jauh berubah.

    CEO Rombak Pola Pikir Dennis Adhiswara, yang juga pemateri mengapresiasi acara tersebut. “Rasa haus akan pemahaman baru sudah terlihat sejak saya mengawali materi. Transfer ilmu memang seharusnya seperti ini, dua arah,” katanya.

    Sineas sekaligus praktisi startup itu berharap prinsip-prinsip keterbukaan, kritis, dan keberanian dalam menentukan usaha, dapat selalu dipelihara kaum millenial. “Sebab saya menginginkan Indonesia dipimpin oleh figur-figur muda yang andal dalam mengatasi masalah,” katanya.

    Pada workshop ini Dennis berbagi tentang metode presentasi melalui pendekatan alur cerita film. Ia mengadopsi paparan Christopher Booker dalam bukunya, The Seven Basic Plots. “Bagaimana pun, millennial sebaiknya stay curious, selalu ingin belajar, karena masih banyak pemahaman di luar sana yang belum kita ketahui,” ujarnya.

    Melalui sistem fasilitasi dan camp (menginap), para peserta tidak hanya mendengarkan ceramah dari pembicara, tapi juga diminta untuk membentuk kelompok dan membuat proyek tertentu untuk mengaplikasikan apa yang telah disampaikan oleh pembicara.

    Rendy, peserta asal Jakarta, mengatakan uraian Dennis berhasil memberikan sudut pandang baru baginya. “Bahwa berbagai tools yang sudah ada di sekitar kita sebenarnya dapat dijadikan solusi untuk menyelesaikan masalah,” tuturnya.

    Sebelumnya, sesi diskusi Tobacco 101 diadakan beberapa saat sebelum seluruh rangkaian workshop New Era, New Leaders usai. Hadir sebagai pembicara pemerhati tembakau, Daniel Halim, yang juga salah satu generasi muda di dalam perusahaan.

    Menurut Daniel, meski berkarier di belantara industri yang kian maju seperti sekarang, generasi baru selayaknya tidak lekas meminggirkan aspek pengalaman. Berbagai masukan dari generasi sebelumnya bisa tetap digunakan untuk memuluskan eksekusi atas pemikiran-pemikiran baru yang terus diproduksi milennial. “Sebab pengalaman adalah guru yang mahal bagi saya,” katanya.

    Daniel menambahkan, sistem manajemen perusahaan yang baik tentu juga memiliki peran penting dalam menjembatani generasi muda dengan para seniornya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.