NU Bantah Terpecah karena Pilpres

Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada mantan juru bicara (Jubir) Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yahya Cholil Staquf usai dilantiknya menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 31 Mei 2018. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Banjar - Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menampik ada perpecahan di internal NU sebagai imbas perbedaan sikap politik di pemilihan presiden 2019.

Baca: Munas Alim Ulama, PBNU: NU akan Menjerit tentang Politisasi Agama

Ia menjelaskan NU memiliki pengalaman panjang terkait perbedaan pandangan politik di antara pengurus maupun kadernya. "Enggak, kami kan sudah punya pengalaman lama sejak Orde Baru," katanya di sela acara Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis, 28 Februari 2019.

Yahya mencontohkan saat Orde Baru banyak pengurus NU yang menjadi kader Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrasi Indonesia. Meski berbeda, kata dia, secara organisasi NU tetap guyub.

Sama seperti Orde Baru, Yahya mengamini jika ada pengurus yang menjadi pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, dan paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Ini yang datang aja (ke acara Munas-Konbes) mungkin nggak semua sama. Orangnya macam-macam, namanya juga orang," ujarnya.

Yahya menjelaskan secara organisasi, NU tegas tidak menyatakan sikap politiknya. Namun, menurut dia, jika ada banyak pengurus yang terlibat dalam pemenangan salah satu pasangan calon, hal itu dianggap lumrah.

Baca: Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj: Yang Anti-Pancasila, Usir

"Kalau banyak orang terbawa suasana, ikut kampanye, ya, itu namanya orang. Namanya juga kita di tengah suasana kayak gini, mau gimana lagi," ujarnya.






GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

9 jam lalu

GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

Ketua Gerakan Pemuda atau GP Ansor Kota Depok, Muhammad Kahfi mengatakan langsung tancap gas mengerjakan program strategis.


Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

12 jam lalu

Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

Megawati kemudian protes lagi kepada Bung Karno. "'Diajarinya pakai sepatu. Itu kenapa pakai sandal semua?'.


Seabad Nahdlatul Ulama Menganut Paham Aswaja, Apakah Artinya?

14 jam lalu

Seabad Nahdlatul Ulama Menganut Paham Aswaja, Apakah Artinya?

Dalam kalender Islam, pada 31 januari 2023 atau 1444 H, Nahdlatul Ulama telah berusia satu abad. Selama ini menganut paham aswaja, apakah itu?


Polemik Ucapan Said Aqil Siradj Soal PKB Adalah NU, Begini Sejarah 97 Tahun Nahdlatul Ulama

14 jam lalu

Polemik Ucapan Said Aqil Siradj Soal PKB Adalah NU, Begini Sejarah 97 Tahun Nahdlatul Ulama

"PKB adalah NU, NU adalah PKB," kata mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj memantik pro-kontra. Begini sejarah 97 tahun Nahdlatul Ulama.


Saat Hubungan NU dan PKB Kembali Hangat Diperbincangkan

1 hari lalu

Saat Hubungan NU dan PKB Kembali Hangat Diperbincangkan

Soal hubungan NU dan PKB kembali hangat dibicarakan. Said Aqil Siradj menyebut yang mengatakan itu lupa sejarah.


Rayakan 1 Abad NU, Muhaimin Iskandar Sowan ke Ulama se-NTB

1 hari lalu

Rayakan 1 Abad NU, Muhaimin Iskandar Sowan ke Ulama se-NTB

Muhaimin Iskandar mengakui perjalanan satu abad NU luar biasa di segala lini kehidupan berbangsa dan bernegara.


Soal NU Harus Jauh dari PKB, Said Aqil: Yang Ngomong Tak Senang dengan Muhaimin

1 hari lalu

Soal NU Harus Jauh dari PKB, Said Aqil: Yang Ngomong Tak Senang dengan Muhaimin

Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj membantah pernyataan yang menyebut NU harus jauh dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Harlah Satu Abad, NU Depok Bukan Emprit Lagi

3 hari lalu

Harlah Satu Abad, NU Depok Bukan Emprit Lagi

Ketua PCNU Kota Depok itu meminta agar seluruh kader bergembira karena menjadi saksi sejarah perayaan satu abad NU.


Peringatan Satu Abad NU, 11 Ribu Kader Depok Gelar Apel Akbar

3 hari lalu

Peringatan Satu Abad NU, 11 Ribu Kader Depok Gelar Apel Akbar

Ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) Depok menggelar apel akbar dalam rangka memperingati satu abad NU


Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

3 hari lalu

Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

Gus Yahya menilai Rasmus Paludan orang putus asa yang hilang akal karena melihat kekalahan tak terhindarkan dari kesombongan identitasnya sendiri.