Dituntut Lima Tahun, Billy Sindoro Mengaku Langsung Depresi Berat

Terdakwa kasus dugaan suap perizinan Proyek Meikarta Billy Sindoro (tengah) mendengarkan keterangan saksi dari ASN Pemkab Bekasi saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16 Januari 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Tangerang - Billy Sindoro, 60 tahun, terdakwa suap Meikarta mengaku  mengalami depresi berat setelah dituntut lima tahun penjara. "Saya dan keluarga sangat kaget dan mengalami depresi berat karena tuntutan lima  tahun." Billy menyampaikannya melalui nota pembelaan yang dibacakan di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Bandung Jawa Barat, Rabu, 27 Februari 2019.

Tuntutan selama itu, kata Billy, di luar dugaan dan nalarnya. "Saya mohon majelis hakim mencermati fakta persidangan secara utuh dan memberikan putusan yang adil dan tidak membuat saya serta keluarga menderita atas perbuatan yang tidak pernah saya lakukan." Billy memohon dalam pleidoinya. Dalam siaran persnya Ervin Lubis  kuasa hukum Billy menyatakan  tuntutan itu tidak adil, terlalu berat dan tidak berdasar.

Baca: Jejak Karier Billy Sindoro, Si Otak Bisnis Lippo ...

Kepada hakim, Billy menceritakan hal-hal yang sudah dilakukannya yakni mengabdi di bidang kerohanian dengan melayani ribuan jemaat dari berbagai kalangan termasuk mereka yang terpinggirkan. "Saya akan sedih dan tertekan membayangkan ribuan orang yang sangat mengharapkan pelayanan saya."

Billy mengaku telah bertekad di sisa umurnya untuk membantu program pemerintah mengentas kemiskinan dan kebodohan. Ia berusaha mengentaskan kemiskinan dengan menggerakkan bantuan dari komunitas di dalam dan luar negeri untuk mendukung program kemanusiaan di tanah air. 

Ia memohon kepada majelis hakim untuk memahami bahwa dia tidak dapat mengakui kesalahan karena memang hal itu sangat berlawanan dengan nurani. "Saya bukan seseorang yang terkena operasi tangkap tangan. Dugaan keterlibatan saya hanyalah didasarkan keterangan saksi.”

Baca: Dugaan Suap Meikarta, Jaksa Tuntut Billy ...

Dalam nota pembelaan itu Billy Sindoro juga menulis bahwa persidangan bukan tempat mencari ketenaran maupun pengakuan dari publik. “Lebih baik membebaskan seribu orang bersalah daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah.”

Pengadilan Tindak Korupsi Bandung akan menjatuhkan vonis 5 Maret 2019. Tempo menulis dalam persidangan sebelumnya, jaksa KPK menuntut terdakwa Billy Sindoro dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 200 juta dengan sangkaan Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Bukan hanya Billy Sindoro terdakwa suap Meikarta. Beberapa terdakwa juga telah dituntut. Henry P. Jasmen dituntut 4 tahun penjara, Fitra Djaja Purnama 2 tahun penjara, dan Taryudi 2 tahun penjara. Mereka dipersalahkan karena dianggap jaksa terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.






Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

10 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

Paulus Waterpauw meminta Lukas Enembe untuk melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Papua.


KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

15 jam lalu

KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

KPK memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas Lampung (Unila) terkait tindak pidana suap yang melibatkan mantan Rektor Unila Karomani


3 Fakta tentang Johanis Tanak Pimpinan Baru KPK

19 jam lalu

3 Fakta tentang Johanis Tanak Pimpinan Baru KPK

Komisi III DPR menyetujui Johanis Tanak untuk menggantikan Lili Pintauli Siregar sebagai Wakil Ketua KPK


Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Bakal Jalani Sidang Vonis Hari Ini

1 hari lalu

Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Bakal Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Eks Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto dijadwalkan jalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor hari ini


Jampidsus Ingatkan Anak Buahnya Tak Gentar Hadapi Upaya Perlawanan Koruptor

1 hari lalu

Jampidsus Ingatkan Anak Buahnya Tak Gentar Hadapi Upaya Perlawanan Koruptor

Jampidsus Febrie Adriansyah mengingatkan jajarannya tak takut hadapi upaya perlawanan para koruptor dengan tetap menjalankan tugas secara profesional


Tiga Fakta Kasus Suap Ardian Noervianto, Dirjen Kemendagri Termuda

1 hari lalu

Tiga Fakta Kasus Suap Ardian Noervianto, Dirjen Kemendagri Termuda

Mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Ardian Noervianto, akan menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor hari ini


Dugaan Korupsi Dana BUMDes Karanganyar, Kepala Desa Berjo Resmi Ditahan

2 hari lalu

Dugaan Korupsi Dana BUMDes Karanganyar, Kepala Desa Berjo Resmi Ditahan

Kepala Desa Berjo, berinisial S, di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, resmi ditahan oleh Kejari Karanganyar dalam kasus dugaan korupsi dana Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Berjo.


Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Dituntut Tujuh Tahun Penjara Dalam Kasus Suap

2 hari lalu

Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Dituntut Tujuh Tahun Penjara Dalam Kasus Suap

Jaksa KPK menilai Itong Isnaeni terbukti menerima suap dalam perkara pembubaran PT Soyu Giri Primedika (SGP).


Ini Langkah Preventif KPK agar Modus Suap dalam Pengurusan Perkara di MA Tak Terulang

2 hari lalu

Ini Langkah Preventif KPK agar Modus Suap dalam Pengurusan Perkara di MA Tak Terulang

KPK menyiapkan langkah preventif dan edukatif agar modus korupsi dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) tidak terulang


KPK Panggil Eks Gubernur Zumi Zola Jadi Saksi di Kasus RAPBD Jambi

2 hari lalu

KPK Panggil Eks Gubernur Zumi Zola Jadi Saksi di Kasus RAPBD Jambi

KPK memanggil mantan Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaan suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi