Luhut Minta Semua Pihak Obyektif Menilai Capaian Pemerintah

Reporter

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) bersama Wakil Presiden Seychelles Vincent Emmanuel Angelin Meriton (ketiga kiri) dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) tiba untuk menghadiri Our Ocean Conference 2018 di Nusa Dua, Bali, Senin, 29 Oktober 2018. ANTARA/Media OOC 2018/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman  Luhut Binsar Panjaitan mengaku jengkel dengan banyaknya kritikan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurutnya kritikan itu juga menafikkan prestasi pemerintah.

Padahal, kata Luhut, di era pemerintahan Jokowi ini industri berkembang, tingkat kemiskinan turun menjadi satu digit, gini rasio turun dan program dana desa berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Baca: Luhut: Saya Jengkel kalau Ada yang Bilang Presiden Bohong

"Tapi masih ada orang bilang, mana ekonomi enggak jalan? Ya, kau mau bikin senang semua gak bisalah. Ya kau di surgalah kalau mau bikin orang senang semua," ujar Luhut di acara deklarasi dukungan Alumni Theresia di Hotel Alila, Jakarta, Sabtu, 23 Februari 2019.

Kendati demikian Luhut maklum jika masih ada yang tidak menyukai sosok Jokowi. Namun, dia meminta agar semua pihak obyektif melihat capaian-capaian pemerintah. "Kalau 10-20 persen orang enggak suka Jokowi, ya biasalah. Wong nabi aja ada orang yang enggak suka. Apalagi Joko Widodo," ujar dia.

Yang penting, ujar Luhut, pemerintah tetap melakukan yang terbaik untuk bangsa. "Dan saya menjadi saksi dan pelaku dalam hal ini," ujar dia.

Simak: Luhut: Pilih Siapa Terserah, Tapi Jangan Fitnah Jokowi

Dalam acara itu Luhut juga menyampaikan kekesalan terhadap banyaknya hoaks di tengah masyarakat. "Kesal saya, kenapa sih kita hidup dalam kebohongan terus, memang ada pola membuat cerita bohong? Jangan bohongi rakyatlah," ujar dia.

Sebagai orang yang memiliki latar belakang militer Luhut mengaku kerap mengingatkan kepada para perwira bahwa dia tidak pernah mempengaruhi pilihan politik seseorang. "Saya bilang kau, kalian mau pilih siapa saja terserah, tapi jangan fitnah panglima tertinggi kita, Presiden Jokowi," ujar Luhut.






Menjelang Pemilu 2024, Pakar Beberkan Strategi Agar Parpol Bisa Gaet Anak Muda

9 menit lalu

Menjelang Pemilu 2024, Pakar Beberkan Strategi Agar Parpol Bisa Gaet Anak Muda

Suara anak muda di Pemilu 2024 harus diperhitungkan. Bagaimana cara menggaet mereka?


Budiman Sudjatmiko Usul Dana SDM Desa Kisaran Rp 200-500 Juta per Tahun di Luar Dana Desa

10 menit lalu

Budiman Sudjatmiko Usul Dana SDM Desa Kisaran Rp 200-500 Juta per Tahun di Luar Dana Desa

Budiman Sudjatmiko membeberkan lebih jauh soal nominal dana sumber daya manusia desa atau Dana SDM Desa yang diusulkannya kepada Presiden Jokowi.


Budi Waseso Nyatakan Perang Terhadap Mafia Beras, Apa Langkahnya?

51 menit lalu

Budi Waseso Nyatakan Perang Terhadap Mafia Beras, Apa Langkahnya?

Dirut Bulog Budi Waseso alias Buwas menyatakan perang terhadap mafia beras. Apa langkahny menangani jaringan ini?


Terpopuler: Pemerintah Diminta Tak Jumawa Respons Ancaman Resesi, Jokowi Akan Terbitkan PP Dana SDM Desa

1 jam lalu

Terpopuler: Pemerintah Diminta Tak Jumawa Respons Ancaman Resesi, Jokowi Akan Terbitkan PP Dana SDM Desa

Berita terpopuler sepanjang kemarin dimulai dari Rhenald Kasali yang mengingatkan pemerintah agar tak jumawa dalam menghadapi ancaman resesi.


Budiman Sudjatmiko Cerita ke Jokowi soal Keliling Desa hingga Kepala Desa yang Demo

10 jam lalu

Budiman Sudjatmiko Cerita ke Jokowi soal Keliling Desa hingga Kepala Desa yang Demo

Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menghadapai ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa sore, 17 Januari 2023 lalu.


Faisal Basri Kritik Jokowi Soal Larangan Ekspor: Segala Kebjakan Dibajak Kepentingan Oligarki

10 jam lalu

Faisal Basri Kritik Jokowi Soal Larangan Ekspor: Segala Kebjakan Dibajak Kepentingan Oligarki

Faisal Basri mengkritik kebijakan Presiden Jokowi melarang ekspor sejumlah komoditas. Menurut dia, langkah tersebut seringkali sembrono.


Muzani Bilang HUT ke-15 Gerindra Digelar Sederhana, Tak Undang Jokowi

10 jam lalu

Muzani Bilang HUT ke-15 Gerindra Digelar Sederhana, Tak Undang Jokowi

Muzani menegaskan, terbatasnya ruang aula kantor pusat Gerindra itu tak memungkinkan untuk mengundang banyak tamu.


Jokowi Akan Terbitkan PP untuk Dana SDM Desa, Budiman Sudjatmiko Beberkan Isinya

12 jam lalu

Jokowi Akan Terbitkan PP untuk Dana SDM Desa, Budiman Sudjatmiko Beberkan Isinya

Budiman Sudjatmiko menyatakan telah mengusulkan ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar menambah anggaran khusus untuk pengembangan SDM desa.


Soal Usulan Penundaan Pemilu, Bamsoet: Tergantung Parpol Parlemen, Saya Hanya Pegang Palu

17 jam lalu

Soal Usulan Penundaan Pemilu, Bamsoet: Tergantung Parpol Parlemen, Saya Hanya Pegang Palu

Bamsoet menyebut peluang terwujudnya penundaan Pemilu ini tergantung dari partai politik yang ada di parlemen.


Gerilya Tiga Periode Masa Jabatan Presiden Jokowi

19 jam lalu

Gerilya Tiga Periode Masa Jabatan Presiden Jokowi

Gagasan perpanjangan masa jabatan presiden atau Jokowi tiga periode mencuat lagi.