Kebakaran Hutan di Riau, Kementerian LHK Kirim 3 Helikopter

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak bermain di dekat pemukiman yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, di kecamatan Dumai Barat kota Dumai, Dumai, Riau, Selasa, 12 Februari 2019. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah di pesisir Riau semakin meluas akibat cuaca panas. ANTARA/Aswaddy Hamid

    Sejumlah anak bermain di dekat pemukiman yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, di kecamatan Dumai Barat kota Dumai, Dumai, Riau, Selasa, 12 Februari 2019. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah di pesisir Riau semakin meluas akibat cuaca panas. ANTARA/Aswaddy Hamid

    TEMPO.CO, Malang - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengerahkan tiga helikopter untuk memadamkan kebakaran hutan di Riau. Sejauh ini, telah ada satu helikopter untuk memadamkan sejumlah titik api atau hot spot.  

    Baca: Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda, Riau Tetapkan Status Siaga

    “Patroli terus berjalan, selalu dikontrol,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya usai memberikan kuliah tamu di Universitas Brawijaya Malang, Jumat 22 Februari 2019.

    Kebakaran di Riau tahun ini, kata dia, memiliki pola yang berbeda dengan lima provinsi yang lain. Menurut dia, kebakaran hutan di Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Jambi biasanya terjadi antara Juli sampai September. Ketika puncak musim panas.

    Sementara di Riau, kata Siti, puncak musim panas terjadi pada Januari sampai Mei. Di bulan Mei akan turun dan naik kembali pada Juli.

    “Penyebab kebakaran bisa terjadi karena faktor alam atau ada yang sengaja membakar,” katanya. Sedangkan gambut menjadi kering dan panas sehingga mudah terbakar. Apalagi di atas lahan gambut terdapat material kering yang mempercepat terbakar.

    Saat ini, Pemerintah Riau menetapkan siaga darurat sampai Oktober mendatang. Siti Nurbaya menyambut dengan bagus agar meningkat kewaspadaan masyarakat setempat. Konsekuensinya, Pemerintah Pusat akan turun dan terlibat menangani kebakaran hutan tersebut.

    Simak juga: Kebakaran Hutan Riau, BNPB: 858 Hektare Terbakar Sejak Januari

    “Kami melihat di Kalimantan Timur juga mucul kebakaran hutan, di Kalimantan Tengah belum,” katanya. Siti Nurbaya memantau melalui aplikasi di gawainya yang telah dipasang aplikasi khusus memantau hot spot. Selain itu, pola patroli terpadu melibatkan berbagai lembaga terus berjalan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.