Kementerian Perempuan Targetkan RUU PKS Disahkan Agustus 2019

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Jaringan Muda Setara melakukan aksi dengan membawa poster saat berlangsung Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Kawasan Bundaran HI Jakarta, Ahad, 10 Februari 2019. Angka kekerasan seksual dilaporkan meningkat setiap tahun. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Vennetia R. Danes, menargetkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) disahkan pada Agustus 2019.

Baca: Ketua DPR Targetkan RUU PKS Disahkan Sebelum Pemilu

"Ini penting. Kami harus menyelesaikan deadline Agustus. Target kami Agustus sudah harus selesai untuk menghasilkan hal-hal yang baik untuk negeri," kata Vennetia dalam media talk di Kementerian PPPA, Jakarta, Jumat, 22 Februari 2019.

Vennetia mengungkapkan, pembahasan daftar inventaris masalah RUU PKS antara legislatif dan eksekutif secara formal belum dimulai. Ia menuturkan, pembahasan baru akan dimulai setelah pemilihan umum atau April 2019.

Secara etika, Kementerian PPPA tidak bisa mendesak DPR untuk segera membahas. "Mereka sudah memiliki timeline untuk atur jadwal mendengar kami kembali. Kami meyakinkan sedikit melalui pertemuan-pertemuan," katanya.

Menurut Vennetia, RUU PKS harus segera disahkan lantaran kementeriannya menerima laporan ada 7.238 kasus kekerasan seksual pada 2018. Selain itu, pada survei yang dilakukan Kementerian PPPA bersama BPJS pada akhir 2018 menemukan 1 dari 3 perempuan mengalami kekerasan.

Tak hanya dari segi jumlah, keberadaan RUU PKS menjadi penting sebagai payung hukum untuk memberikan perlindungan pada korban dan menyiapkan infrastruktur pendukung. "Urgensi kita harus ada payungnya untuk memayungi segala program kita, yaitu RUU PKS yang di dalamnya bukan hanya untuk menghukum pelaku, tapi juga merehabilitasi korban, dan menyediakan infrastruktur. Jadi ada payung hukum," kata dia.

RUU PKS merupakan inisiatif anggota Dewan yang diusulkan pada 2017 lalu dan menjadi program legislasi nasional 2018. Namun, pembahasan RUU mandek sekalipun pelbagai kelompok masyarakat mendesak agar RUU ini segera disahkan.

Simak juga: PKS Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Sejak 2014 Komnas Perempuan menyatakan Indonesia darurat kekerasan seksual. Angka kekerasan seksual pun meningkat setiap tahun. Berdasarkan catatan tahunan Komnas Perempuan, pada 2017 ada 348.446 kasus kekerasan seksual yang dilaporkan dan ditangani. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 259.150 kasus.






Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

1 jam lalu

Polisi Tangkap Eks Pacar yang Lemparkan Helm Plus & Melakukan Kekerasan Seksual

Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria, inisial SAM (23) karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mantan kekasihnya.


Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

5 jam lalu

Jaksa Tuduh Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan untuk Cari Simpati

Jaksa mengatakan kuasa hukum bahkan mendukung ketidakjujuran Putri Candrawathi dan melimpahkan kesalahan kepada Yosua.


Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

5 jam lalu

Jaksa Sebut Dalil Pemerkosaan Putri Candrawathi Khayalan untuk Bebas Jerat Hukum

Jaksa mengatakan pleidoi Putri Candrawathi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat untuk menggugurkan surat tuntutan.


Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

6 jam lalu

Jaksa Sebut Putri Candrawathi Tak Lakukan Visum karena Berusaha Pertahankan Ketidakjujuran

Menurut jaksa keterangan ahli psikologi forensik dalam kasus Putri Candrawathi tidak relevan dijadikan alat bukti.


Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

8 jam lalu

Jaksa Sebut Tim Kuasa Hukum Putri Candrawathi Paksakan Motif Pelecehan Tanpa Bukti Valid

Jaksa menuding Putri Candrawathi malah tidak berkata jujur dan ketidakjujuran ini didukung oleh tim kuasa hukumnya.


Pembelaan Putri Candrawathi: Merasa Difitnah dan Bersiteguh Alami Pelecehan

4 hari lalu

Pembelaan Putri Candrawathi: Merasa Difitnah dan Bersiteguh Alami Pelecehan

Terdakwa Pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi menyampaikan pembelaan atau pleidoi di depan majelis hakim pada Rabu siang, 26 Januari 2023.


Sidang Pleidoi Diwarnai Dukungan Teman Richard Eliezer di Brimob hingga Putri Candrawathi Disoraki

4 hari lalu

Sidang Pleidoi Diwarnai Dukungan Teman Richard Eliezer di Brimob hingga Putri Candrawathi Disoraki

Puluhan teman seangkatan Richard Eliezer di korps Brimob Polri mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023, beri dukungan


Baca Pledoi, Putri Candrawathi Tegaskan Dirinya sebagai Korban Kekerasan Seksual Yosua

5 hari lalu

Baca Pledoi, Putri Candrawathi Tegaskan Dirinya sebagai Korban Kekerasan Seksual Yosua

Putri Candrawathi menegaskan dirinya sebagai korban kekerasan seksual Nofriansyah Yosua Hutabarat yang terjadi di Magelang, 7 Juli 2022, dalam pledoi


Kisah Getir Ibu Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Rusun Marunda Jakarta

7 hari lalu

Kisah Getir Ibu Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Rusun Marunda Jakarta

AN, 3 tahun, mengeluh kesakitan pada organ intimnya. Belakangan Farida tahu anaknya menjadi korban kekerasan seksual berupa pencabulan.


Kekerasan Seksual Masih Marak Di Dunia Pendidikan. LPSK Sebut Perlu Adanya Bersih-Bersih Total

9 hari lalu

Kekerasan Seksual Masih Marak Di Dunia Pendidikan. LPSK Sebut Perlu Adanya Bersih-Bersih Total

Wakil Ketua LPSK Livia Iskandar mengatakan lembaganya mencatat aduan kekerasan seksual di dunia pendidikan masih banyak terjadi.