Bantah Isu Dwifungsi TNI, Luhut Panjaitan: Ngarang Aja Itu

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan melakukan konferensi pers ihwal penemuan CVR Lion Air JT 610, di kantornya, Jakarta, 21 Januari 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membantah adanya isu dwifungsi TNI di balik rencana penempatan perwira aktif Tentara Nasional Indonesia atau TNI pada 15 kementerian dan lembaga. Menurut dia, kebijakan ini sudah diambil lewat kajian tertentu dan berdasarkan pada kebutuhan yang ada.

Baca juga: Ombudsman: Pintu Prajurit TNI Masuk Ranah Sipil Sudah Ditutup

"Kajiannya sudah kami lakukan, tidak ada membuat isu dwifungsi, ngarang aja itu," kata Luhut usai menghadiri acara diskusi di Gedung Center for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta Pusat, Jumat, 22 Februari 2019.

Luhut menilai penempatan tentara aktif di kementerian bukanlah hal baru. Saat dirinya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut mengatakan ada jabatan yang ditempati oleh sipil, maupun tentara. Begitu pula saat ini di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang ia pimpin.

"Di Kemenko Maritim, kan ada juga kemanannya di sana, jadi kalau keamanan maritim, masak ditangani orang yang gak ngerti, tarok aja Angkatan Laut (AL) disitu," kata dia. Bagi Luhut, urusan seperti kemanan Laut lebih tepat dipercayakan pada orang yang memiliki pengalaman dan karier di bidang tersebut, bukan orang yang tiba-tiba naik mengisi jabatan begitu saja.

Untuk diketahui, pemerintah saat ini mulai menggodok rencana perluasan jabatan sipil yang dapat diisi perwira tinggi dan menengah TNI sebagai bagian dari restrukturisasi di tubuh lembaga tersebut. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Setiawan Wangsaatmaja, mengatakan lembaganya sedang memetakan pos-pos jabatan yang bisa diisi TNI. "(Tapi) Pemetaan belum selesai," kata dia dikutip dari Koran Tempo.

Baca juga: Restrukturisasi Tentara, Menpan-RB Pastikan Tak Ada Dwifungsi TNI

Akan tetapi, rencana restrukturisasi TNI ini menuai kritik koalisi masyarakat sipil karena dikhawatirkan akan membawa kembali dwifungsi TNI seperti sebelum reformasi. Menurut, Koordinator Peneliti Imparsial, Ardi Manto, reformasi TNI sebelumnya sudah mensyaratkan agar militer tidak lagi berpolitik dengan menduduki jabatan seperti di DPR, kepala daerah, atau jabatan kementerian lainnya.

Ardi menuturkan militer aktif hanya boleh menduduki jabatan-jabatan yang berkaitan dengan fungsi pertahanan seperti Kementerian Pertahanan, Kementerian Koordinator Polhukam, serta beberapa lembaga lain. "Ini sudah diatur dalam UU TNI Pasal 47 Ayat 2," kata dia.






Polres Bogor Ungkap Motif Pembunuhan Bendahara KONI oleh Anggota TNI AU

2 hari lalu

Polres Bogor Ungkap Motif Pembunuhan Bendahara KONI oleh Anggota TNI AU

Satreskrim Polres Bogor membongkar motif pembunuhan Bendahara KONI yang didalangi oleh anggota TNI AU.


Jokowi Tolak Usul Luhut Soal Penempatan Militer Aktif di Kementerian

3 hari lalu

Jokowi Tolak Usul Luhut Soal Penempatan Militer Aktif di Kementerian

Presiden Jokowi menolak usul Menko Marinvest Luhut Binsar Pandjaitan soal penempatan TNI di kementerian dan lembaga negara. Belum mendesak.


KontraS: Wacana TNI Menjabat di Kementerian Mengkhianati Reformasi

6 hari lalu

KontraS: Wacana TNI Menjabat di Kementerian Mengkhianati Reformasi

KontraS menilai wacana yang dilontarkan Luhut Binsar Pandjaitan problematis, sebab kontraproduktif terhadap semangat profesionalisme militer.


Tak Banyak yang Tahu, Inilah Perbedaan Pistol TNI dan Polri

7 hari lalu

Tak Banyak yang Tahu, Inilah Perbedaan Pistol TNI dan Polri

Sebagai dua instansi yang akrab dengan penggunaan senjata api, TNI dan Polri memiliki dua jenis standar pistol yang berbeda dengan tujuan yang berbeda pula.


Kronologi Daihatsu Terios Pelat RFH Palsu Tabrak 2 Polisi di Tol Pancoran

7 hari lalu

Kronologi Daihatsu Terios Pelat RFH Palsu Tabrak 2 Polisi di Tol Pancoran

Polda Metro Jaya ungkap kronologi kecelakaan di Tol Pancoran, Jakarta Selatan yang melibatkan anggota PJR Ditlantas PMJ dan pengemudi Daihatsu Terios.


Sederet Senjata Canggih yang Dipakai TNI dan Tentara AS di Latihan Super Garuda Shield 2022

7 hari lalu

Sederet Senjata Canggih yang Dipakai TNI dan Tentara AS di Latihan Super Garuda Shield 2022

Saah satu senjata yang dipakai dalam latihan Super Garuda Shield 2022 yaitu Black Hornet berharga hingga Rp250 juta


Australia Pertama Kali Gabung di Latihan Militer Garuda Shield

9 hari lalu

Australia Pertama Kali Gabung di Latihan Militer Garuda Shield

Latihan militer Garuda Shield 2022 resmi dibuka pada 3 Agustus 2022 lalu. Latihan ini untuk meningkatkan respons dan kerja sama militer.


Panglima TNI Andika Perkasa Buka Latihan Super Garuda Shield 2022

11 hari lalu

Panglima TNI Andika Perkasa Buka Latihan Super Garuda Shield 2022

Andika Perkasa mengatakan SGS merupakan ajang latihan bersama dengan skala yang cukup besar antara Indonesia dan negara-negara sahabat.


Daftar Lokasi Sekolah Staf dan Komando TNI AU, AD, dan AL

12 hari lalu

Daftar Lokasi Sekolah Staf dan Komando TNI AU, AD, dan AL

Sekolah Staf dan Komando merupakan pusat pelatihan dan pendidikan terkait pengembangan umum dan bidang manajemen kemiliteran di tiga matra TNI. Berikut adalah lokasi Sesko TNI AD, AL, dan AU.


Mengenal Sekolah Staf dan Komando atau Sesko TNI

12 hari lalu

Mengenal Sekolah Staf dan Komando atau Sesko TNI

Ditujukan sebagai lembaga pendidikan umum tertinggi manajemen dan kemiliteran di TNI, berikut profil Sesko Tentara Nasional Indonesia (TNI).