Camat Ikut Deklarasi Jokowi, Wali Kota Makassar: Itu Hari Libur

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto melakukan sidak ruangan kerja sejumlah PNS rsaat hari pertama masuk kerja di Kantor Balaikota Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Juli 2017. Hari pertama masuk kerja setelah Libur lebaran Idul Fitri dimanfaatkan Walikota makassar untuk halal Bil Halal dan melakukan Sidak terhdapa PNS yang menambah libur. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Makassar - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto mengatakan akan memberikan pendampingan hukum kepada para camat yang dilaporkan oleh Gerindra ke Bawaslu Sulawesi Selatan.

Baca: Diduga Dukung Jokowi, Gerindra Adukan Camat Makassar ke Bawaslu

Gerindra melaporkan para camat se-Makassar karena diduga ikut deklrasi mendukung Calon Presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Dalam video yang dijadikan bukti aduan, Gerindra menyebut para camat ini ikut dalam deklarasi bersama calon anggota legislatif Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo.

"Itu hak pribadi para camat karena dilakukan di hari libur bersama Pak Syahrul, bukan dengan saya,” kata Ramdhan Pomanto, Kamis 21 Februari 2019.

Apalagi, kata dia, Syahrul Yasin Limpo merupakan salah satu tokoh politik dan para camat tidak pernah menyebutkan bahwa mereka dukung nomor urut berapa. "Kalau sebut nomor urut itu yang salah. Kan dalam video itu mereka hanya bilang saya camat ini, yang bilang dukungan Pak Syahrul,” kata Danny.

Soal baju dinas yang digunakan sejumlah camat, kata Danny, itu hal yang wajar. Pasalnya para camat ini tidak pernah menyebutkan dukung calon presiden mana.

“Di video Pak Syahrul yang bilang, kalau simbol itu biasa dalam pidato,” ucap dia. Ia tak memungkiri jika dalam video berdurasi 1 menit 27 detik ada nama Joko Widodo harga mati. “Tapi mereka juga dilindungi UUD 45, ASN punya hak politik saat libur."

Simak juga: Pemilih di Makassar Bertambah, Mayoritas dari Lapas dan Rutan

Oleh karena itu Danny Pomanto mengaku siap melakukan pendampingan hukum kepada para camat lantaran itu merupakan hak pribadi. “Saya suka semangatnya camat saya,” katanya.






Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

5 jam lalu

Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk korban banjir di Provinsi Sindh telah tiba di Karachi, Pakistan


Luhut Sebut Jokowi Minta Pengadaan Mobil Listrik untuk Pejabat Dianggarkan di APBN

8 jam lalu

Luhut Sebut Jokowi Minta Pengadaan Mobil Listrik untuk Pejabat Dianggarkan di APBN

Luhut menuturkan saat ini pemerintah sedang menyusun perencanaan pengadaan mobil listrik.


Luhut Bicara Mobil Listrik untuk Pejabat: Saya Sudah Pakai

8 jam lalu

Luhut Bicara Mobil Listrik untuk Pejabat: Saya Sudah Pakai

Luhut juga mengaku sudah memiliki mobil listrik.


Lukas Enembe Tak Hadiri Pemeriksaan KPK, KSP: Ironi

8 jam lalu

Lukas Enembe Tak Hadiri Pemeriksaan KPK, KSP: Ironi

Jaleswari menyebut absennya Lukas Enembe dalam panggilan KPK itu sebagai ironi. Sebab, seharusnya pejabat sekelas dia dapat memberikan contoh.


Rachmat Gobel: Cadangan Aspal Buton Cukup untuk Swasembada Hingga 125 Tahun

8 jam lalu

Rachmat Gobel: Cadangan Aspal Buton Cukup untuk Swasembada Hingga 125 Tahun

"Kita sudah dianugerahi kekayaan alam aspal tapi malah disia-siakan," ujar Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel.


8 Hari Setelah PPP Copot Suharso Monoarfa, Jokowi Menunjuknya Jadi Koordinator SDGs 2024

8 jam lalu

8 Hari Setelah PPP Copot Suharso Monoarfa, Jokowi Menunjuknya Jadi Koordinator SDGs 2024

Setelah dicopot dari jabatan ketua umum PPP, Suharso Monoarfa ditunjuk Jokowi sebagai Koordinator SDGs 2024.


Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

10 jam lalu

Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

Muhadjir diminta Jokowi mewakili pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di Pakistan.


Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

11 jam lalu

Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari dampak yang dirasakan Indonesia akibat resesi global yang diproyeksikan terjadi tahun depan.


Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

12 jam lalu

Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

"Di sini (Buton) produksi malah tidak dijalankan, impor (aspal) terus," kata Jokowi dalam tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.


Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

13 jam lalu

Ada yang Dorong Jokowi Jadi Cawapres, Politikus PDIP: Dia Tak Gila Kekuasaan

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, Jokowi bukan orang yang serendah itu untuk serta-merta menerima jika diajukan sebagai calon wakil presiden.