Din Syamsuddin Sayangkan Debat Capres Kedua Singgung Hal Personal

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin (kiri) dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin (tengah) dalam acara peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018. Pembangunan Menara MUI ini didanai dari wakaf, infak, sedekah, dan skema reksadana syariah. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi bersama Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin (kiri) dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin (tengah) dalam acara peletakan batu pertama proyek pembangunan Menara MUI di Bambu Apus, Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018. Pembangunan Menara MUI ini didanai dari wakaf, infak, sedekah, dan skema reksadana syariah. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyayangkan adanya hal personal yang dijadikan bahan debat pemilihan presiden 2019.

    Baca: Din Syamsuddin soal Pilpres 2019: Cintai Pilihan Kamu Biasa Saja

    "Saya termasuk yang mengamati debat pilpres itu ada peningkatan dari yang pertama. Cuma yang masih saya sayangkan masih ada yang bersifat personal," kata Din di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019.

    Din mengimbau kepada para calon presiden untuk adu argumen visi dan misi, bukan yang bersifat personal. Dengan menyinggung hal personal, Din menilai akan menurunkan derajat demokrasi di Indonesia juga kenegarawanan capres itu sendiri. "Dan orang menilai derajat kenegarawanan dari masing-masing capres," katanya.

    Tanpa menyebutkan calon presiden mana yang menyinggung hal personal saat debat, Din mengatakan bahwa kritikannya itu untuk kedua pihak.

    Sebelumnya, saat segmen ketiga debat capres Ahad malam lalu, calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi membuat pernyataan yang menyinggung kepemilikan tanah capres Prabowo Subianto. Jokowi menyebutkan Prabowo memiliki lahan seluas 220 ribu hektare di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare di Aceh.

    Baca: MUI Minta Umat Pilih Presiden yang Perjuangkan Islam

    Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Priyo Budi Santoso menyesalkan Jokowi yang menyinggung kepemilikan lahan Prabowo itu. Menurut Priyo, Jokowi tak seharusnya menyinggung ranah personal Prabowo. "Di forum debat dengan tata tertib tidak boleh provokasi dan serang pribadi ini," ujar Priyo di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad 17 Februari 2019, seusai acara debat capres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?