Kata Gubernur Banten, Jokowi Biayai 8 Juta Peserta BPJS

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mempraktikkan reaksi menghadapi gempa bumi saat peninjauan Program Tagana Masuk Sekolah dan Kampung Siaga Bencana di SDN Panimbang Jaya 1, Pandeglang, Banten, Senin 18 Februari 2019. Presiden mengapresiasi pelaksanaan program yang ditujuan untuk menekan jumlah korban serta kerusakan akibat bencana di daerah-daerah rawan. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo mempraktikkan reaksi menghadapi gempa bumi saat peninjauan Program Tagana Masuk Sekolah dan Kampung Siaga Bencana di SDN Panimbang Jaya 1, Pandeglang, Banten, Senin 18 Februari 2019. Presiden mengapresiasi pelaksanaan program yang ditujuan untuk menekan jumlah korban serta kerusakan akibat bencana di daerah-daerah rawan. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Banten - Gubernur Banten Wahidin Halim memuji-muji Presiden Joko Widodo atau Jokowi di hadapan 5 ribu warga Kabupaten Tangerang. Ia bahkan menyebut 8 juta peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) seluruhnya dibiayai Jokowi.

    Baca: Dilaporkan ke Bawaslu, Jokowi: Debat Kok Dilaporkan, Gimana?

    "Yang terakhir, bahwa Program BPJS 8 juta orang itu sepenuhnya dibayar, dibiayai oleh Pak Presiden, Pak Jokowi," katanya saat memberi sambutan di acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di lapangan kompleks Kantor Bupati Tangerang, Banten, Senin, 18 Februari 2019.

    Sejak awal sambutan, Wahidin sudah memuji-muji Jokowi. Ia menyebut tidak ada presiden yang mau bersalaman dengan rakyatnya seperti Jokowi.

    "(Sampai) Berhenti di tengah jalan, dipeluk-peluk, digeret-geret, tapi diladeni dengan sabar luar biasa. Kalau kepala desa enggak sesabar itu saya kira," ujarnya.

    Wahidin mengaku terharu melihat gaya Jokowi yang dianggapnya dekat dengan rakyat. "Di tengah jalan ada warga, beliau berhenti. Walaupun cuma kasih buku, tapi simpati dan empatinya luar biasa. Maka harus kita syukuri," tuturnya.

    Baca: Kubu Jokowi Klaim Pertanyaan Soal Unicorn Sesuai Konteks

    Di akhir sambutannya, Wahidin mengajak masyarakat untuk membaca surat Alfatihah dan mendoakan Jokowi. "Kita doakan agar panjang umur, diberikan kesehatan, tambah rezekinya, tambah keberkahannya, sukses dengan segala cita-citanya," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.