Wacana Taman Nasional Komodo Ditutup, Anggota DPD Undang JK

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato saat penutupan Tanwir Muhammadiyah di Balai Semarak Bengkulu, Minggu 17 Februari 2019. ANTARA FOTO/David Muharmansyah/nz

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato saat penutupan Tanwir Muhammadiyah di Balai Semarak Bengkulu, Minggu 17 Februari 2019. ANTARA FOTO/David Muharmansyah/nz

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Andreanus Garu meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengunjungi Labuan Bajo, NTT, terkait wacana penutupan Taman Nasional Komodo. "Saya mengundang secara resmi kepada Pak Wapres untuk berkunjung ke Labuan Bajo, karena bagaimana pun beliau punya tanggung jawab sebagai Bapak Duta Komodo," kata Andre seusai bertemu JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 18 Februari 2019.

    Selain mengundang JK, Andreanus datang untuk meminta pendapat mengenai persoalan Pulau Komodo. Gubernur NTT Viktor Laiskodat merencanakan penutupan Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat selama satu tahun. Penutupan dari wisatawan itu dilakukan guna meningkatkan jumlah populasi rusa, makanan utama pada habitat komodo.

    Baca: Debat Pilpres, JK: Jokowi Menguasai Masalah, Prabowo Jujur

    Penutupan ini juga dimaksudkan untuk pemerintah provinsi bisa menata Taman Nasional Komodo menjadi lebih baik agar habitat komodo menjadi lebih berkembang. Komodo dikhawatirkan akan saling memangsa karena habitatnya semakin terancam.

    Rencana itu meresahkan masyarakat setempat, khususnya pemilik usaha biro perjalanan. Gara-gara wacana itu, banyak wisatawan asing yang membatalkan rencana kunjungan ke Labuan Bajo, di Kecamatan Komodo. "Wapres kebanggaan kami orang Manggarai, karena beliau adalah Duta Komodo."

    Baca: Jusuf Kalla Terbang ke Bengkulu Tutup Sidang Tanwir Muhammadiyah

    JK diundang ke Labuan Bajo pada Maret 2019. Menurut Andre, kedatangan JK ke sana diharapkan dapat menyampaikan solusi atas persoalan yang sedang terjadi.

    Ia berharap pernyataan JK akan meredakan keresahan warga setempat yang resah dengan penutupan Komodo. “Tentu (aka nada) kesan baik (bagi) masyarakat lokal maupun agen-agen pariwisata, agen-agen perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri ini akan pulih."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.