Penyidik Belum Melihat Kaitan Kematian Lambang dengan Kasus Arca

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Solo:Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Doddy Sumantyawan menyatakan kematian Lambang Babar Purnomo yang diduga tidak wajar sembilan hari silam tidak terkait kesaksiannya dalam kasus pencurian arca koleksi Museum Radya Pustaka Solo. "Kami belum melihat hubungan kematian beliau dengan kasus yang ditangani Kepolisian Solo," katanya, Senin (18/2).Meski demikian, Polda Jawa Tengah telah menjalin koordinasi dengan Polda Yogyakarta yang menangani kasus kematian Ketua Pokja Perlindungan Balai Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah tersebut. "Kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Yogyakarta, baik tingkatan pimpinan Polda maupun unsur di lapangan," ujarnya.Kapolda tidak menjawab pertanyaan kemungkinan adanya aktivitas Lambang sebagai Ketua Pokja Perlindungan BP3 Jawa Tengah dengan kematiannya. Doddy hanya menjawab masih terus diselidiki.Kematian Lambang serta penemuan jasad beserta sepeda motor tuanya di tepi jalan Sabtu (9/2) lalu diduga tidak wajar. Kepolisian Yogyakarta pun menemukan ketidakwajaran dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.Menurut Doddy, dalam mengusut kasus arca, penyidik tidak mengalami kesulitan apapun. Dia mengatakan Lambang hanyalah salah satu saksi dalam kasus tersebut dan masih ada saksi lain. "Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap almarhum, kesaksiannya tidak menjadi tidak berarti. Tetap berarti, karena di bawah sumpah," katanya.Imron Rosyid

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.