Ledakan di Area Debat Capres, Polri: Tim Kami Sedang Cek

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga di sekitar suara ledakan di Kawasan Senayan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2018. TEMPO/Hilman F

    Polisi berjaga di sekitar suara ledakan di Kawasan Senayan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2018. TEMPO/Hilman F

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo belum bisa memastikan apakah ledakan di area nonton bareng debat capres di area Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, adalah bom.

    Baca: Suara Ledakan Terdengar di Area Nobar Debat Capres

    "Sedang dicek dulu oleh tim. Nanti akan disampaikan bila sudah ada analisis dari tim," ucap Dedi saat dihubungi, Ahad, 17 Februari 2019.

    Menurut pantauan Tempo, asap setinggi 3-4 meter mengepul saat ledakan terjadi. Suara ledakan itu cukup memekakkan telinga hingga jarak ratusan meter.

    Titik ledakan itu berada di taman seberang kawasan Aquatic, Gelora Bung Karno, Senayan. Di sisi kanan dan kiri ledakan merupakan area nobar relawan capres pendukung Prabowo - Sandiaga dan Jokowi - Ma'ruf.

    Peristiwa ini terjadi sekitar 10 menit setelah debat mulai berlangsung, tepatnya saat capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan gagasannya.

    Baca: Ledakan di Area Nobar Debat Capres, Saksi: Asap Putih Membumbung

    Para relawan yang berkumpu dekat lokasi nobar debat capres dilarang mendekat dari sumber ledakan. Personel kepolisian, TNI, dan pasukan keamanan tengah mengamankan area ledakan. Adapun mobil Polisi Penyuluhan Binmas disiagakan.

    ANDITA RAHMA | FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.