Doa Prabowo untuk Ani Yudhoyono

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres Prabowo Subianto Kamis sore ini menemui Presiden RI ke 6 SBY, saat menjenguk Ibu Ani Yudhoyono di NUH Singapore. Foto/Anung Anindito

    Capres Prabowo Subianto Kamis sore ini menemui Presiden RI ke 6 SBY, saat menjenguk Ibu Ani Yudhoyono di NUH Singapore. Foto/Anung Anindito

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden Prabowo menyempatkan diri untuk menjenguk istri Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herawati alias Ani Yudhoyono yang sedang dirawat di National University Hospital.

    Baca: Fakta-fakta Kondisi Ani Yudhoyono yang Sedang Dirawat

    Prabowo menyempatkan diri terbang ke Singapura di tengah kesibukannya berkampanye di Jawa Tengah sejak kemarin, Rabu, 13 Februari 2019.

    Dalam kunjungannya ke Singapura itu, Prabowo didampingi Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sugiono. Tiba di rumah sakit, Prabowo disambut oleh SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Hatta Rajasa.

    Saat di National University Hospital, Prabowo menyampaikan harapan serta doanya agar Ani Yudhoyono dapat segera pulih dan menjalankan aktivitas sehari-sehari bersama keluarga.

    "Saya berharap dan berdoa agar Ibu Ani kembali pulih," kata Prabowo saat menjenguk Ani Yudhoyono, seperti dalam siaran pers yang diterima Tempo, Kamis, 14 Februari 2019.

    Selain itu, Prabowo juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk ikut mendoakan Ani Yudhoyono agar dapat kembali pulih.

    "Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan ibu Ani agar segera dapat sehat kembali," tutur dia.

    Simak juga: Ma'ruf Amin Ingin Jenguk Istri SBY, Ani Yudhoyono

    Usai menjenguk Ani Yudhoyono, Prabowo bersama rombongan akan kembali lagi ke Jawa Tengah untuk melakukan kegiatannya. Rencananya, Jumat, 15 Februari 2019 besok, capres pasangan Sandiaga Uno ini akan memberikan pidato kebangsaan yang diselenggarakan oleh Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) dan Gerakan Milenial Indonesia (GMI) Jawa Tengah di kota Semarang, Jawa Tengah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.