Jokowi Resmi Melantik Khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, mengusap wajahnya setelah berdoa saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada pilgub Jawa Timur 2018 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 24 Juli 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, mengusap wajahnya setelah berdoa saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada pilgub Jawa Timur 2018 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 24 Juli 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur periode 2019-2024. Keduanya menggantikan pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf yang habis masa jabatannya.

    Baca: Jokowi Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar Negara Sahabat

    Selain itu, Jokowi juga melantik Fachrori Umar sebagai gubernur Jambi sisa masa jabatan 2016-2021. Fachrori menggantikan Zumi Zola yang menjadi terpidana kasus suap pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi.

    Pelantikan ketiganya berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019. Pelantikannya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 2/P/2019 Tanggal 8 Januari 2019 dan Keputusan Presiden Nomor 16/P/2019 Tanggal 12 Februari 2019.

    Prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia kepada masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur di Istana Merdeka. Setelah itu, Jokowi bersama para calon gubernur dan wakil gubernur ini melakukan kirab menuju Istana Negara.

    Setelah itu, Jokowi memandu ketiganya membacakan sumpah jabatan. "Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur, dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti pada masyarakat, nusa, dan bangsa," kata Jokowi diikuti para kepala daerah ini.

    Khofifah dan Emil menjadi pasangan kepala daerah setelah sukses memenangkan Pilkada Jawa Timur 2018 dengan mengalahkan lawannya, Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno.

    Berdasarkan hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum, Khofifah-Emil memperoleh  53,55 persen dengan toral 10.465.218 suara. Sementara pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno meraih 46,45 persen atau 9.076.014 suara.

    Baca: Kubu Prabowo Targetkan Bisa Ungguli Jokowi di Jawa Tengah

    Adapun Fachrori sebelumnya berstatus sebagai wakil gubernur Jambi dan telah menjadi pelaksana tugas gubernur sejak 10 April 2018. Bersama Zumi Zola, Fachrori memenangkan pemilihan gubernur Jambi 2015 dengan mengalahkan pasangan Hasan Basri Agus-Edi Purwanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.