Soekarwo Hadiri Pelantikan Gubernur Khofifah-Emil Dardak

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan pemenang pilgub Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak menyambangi Ketua PAN Zulkifli Hasan di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 12 Juli 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    Pasangan pemenang pilgub Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak menyambangi Ketua PAN Zulkifli Hasan di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 12 Juli 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Surabaya - Gubernur Jawa Timur periode 2014-2019 Soekarwo menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak yang akan dilaksanakan di Istana Negara Jakarta, Rabu sore, 13 Februari 2019. "Saya hadir ke Istana bersama istri," ujar Pakde Karwo, sapaan akrabnya, ketika dikonfirmasi dari Surabaya.

    Di tempat sama, politikus Partai Demokrat itu juga akan menghadiri pelantikan Dekranasda yang dilanjutkan serah terima jabatan Ketua PKK Jatim di kantor Kementerian Dalam Negeri pada malam harinya. "Saya dan istri baru kembali ke Surabaya pada Kamis, 14 Februari,” ucap mantan orang nomor satu di Pemprov Jatim dua periode itu.

    Baca: Karir Politik Khofifah: Dua Kali Menteri dan Juru Bicara Jokowi

    Sesuai jadwal, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang memenangi Pemilihan Kepala Daerah Jatim 2018 itu akan dilaksanakan pukul 15.30. Pelantikan Khofifah-Emil yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo juga dilakukan bersamaan dengan gubernur Jambi.

    Presiden melantik Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar sebagai gubernur untuk menggantikan Zumi Zola yang perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap.

    Baca: Khofifah - Emil Dardak Akan Dilantik oleh Jokowi pada Rabu Sore

    Wakil Gubernur Jatim terpilih Emil Dardak meminta doa dan restu kepada masyarakat agar selama proses hingga selesai pelantikan berjalan aman serta lancar. "Kami sudah ada di Jakarta dan mohon doa restu agar diberikan kelancaran," kata Bupati Trenggalek itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.