Rawat Ani Yudhoyono, SBY: Terima Kasih Jokowi dan Dokter Presiden

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ditemani keluarga dan para kadernya merayakan ulang tahun ke-69 di rumahnya, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan. Perayaan ini bertepatan dengan hari jadi Partai Demokrat yang ke-17 hari ini, Ahad, 9 September 2018. Istimewa.

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ditemani keluarga dan para kadernya merayakan ulang tahun ke-69 di rumahnya, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan. Perayaan ini bertepatan dengan hari jadi Partai Demokrat yang ke-17 hari ini, Ahad, 9 September 2018. Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan kondisi kesehatan sang istri, Ani Yudhoyono. SBY, lewat rekaman video yang beredar pada Rabu, 13 Februari 2019, mengatakan Ani sakit kanker darah.

    Baca: SBY Sebut Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah

    "Sejak tanggal 2 Februari 2019 yang lalu, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia," kata SBY. "Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National Universtiy Hospital Singapura."

    Dalam video itu, SBY juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan tim dokter kepresidenan.

    "Pada kesempatan ini juga saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah, utamanya tim dokter kepresidenan atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan Ibu Ani," ujar SBY.

    Simak juga: Sakit, Ani Yudhoyono Unggah Kiriman Bunga dari Jokowi dan Istri

    Ia juga menghaturkan terima kasih atas ucapan dan doa kesembuhan kepada Ani Yudhoyono oleh masyarakat Indonesia. "Terima kasih kepada para sahabat di tanah air yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Termasuk yang melalui media sosial," kata SBY. "Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas budi baik dan ketulusan bapak ibu sodara sekalian."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.