Desak Pecat Muchdi Pr, Sayap Partai Berkarya: Dia Preseden Buruk

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Komandan Kopassus TNI Angkatan Darat, Mayor Jenderal (Purn) Muchdi Purwoprandjono. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Mantan Komandan Kopassus TNI Angkatan Darat, Mayor Jenderal (Purn) Muchdi Purwoprandjono. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Berkarya Mayor Jenderal (Purnawirawan) TNI Muchdi Pr menyatakan dukungan kepada Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Padahal, partai ini ada di barisan pengusung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

    Baca: Jejak Muchdi Pr yang Pro Jokowi: Kematian Munir - Bidani Gerindra

    Sekretaris Jendral Laskar Berkarya Hardy Christianto meminta Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau yang akrab disapa dengan Tommy Soeharto untuk memecat secara tidak hormat Muchdi PR.

    "Ia telah menyatakan dukungan kepada capres dan cawapres nomor satu," kata Hardy Christianto pada Selasa, 12 Februari 2019. "Hal ini adalah sebuah tindakan penghianatan kepada partai karena merupakan Anggota Majelis Tinggi dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Berkarya.

    Laskar Berkarya sebagai sayap Partai pun berharap Ketua Umum bukan hanya mencopot jabatan Muchdi Pr tetapi juga memecat secara tidak hormat sebagai anggota partai.

    "Karena sudah berkhianat, dia pun harus bersikap ksatria dengan keluar dari Partai Berkarya," kata dia. "Padahal keputusan partai mendukung pasangan Prabowo - Sandiaga Uno lalu kenapa dia selaku Wakil Ketua umumnya malah menyebrang mendukung Jokowi."

    Simak juga: Laskar Berkarya Minta Tommy Soeharto Pecat Muchdi Pr

    Dia mengatakan, pemecatan tidak hormat sebagai wakil ketua dan dikeluarkan dari partai terhadap Muchdi Pr harus segera dilakukan agar tidak menjadi preseden buruk internal partai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.