Perjalanan Politik Emil Dardak: Menjadi Bupati Termuda

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PPP Romahurmuziy (tengah) menerima Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Emil Elestianto Dardak, di kantor DPP PPP, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018. Pasangan Khofifah - Emil mendapatkan 53,55 persen atau 10.465.218 suara. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Ketua Umum PPP Romahurmuziy (tengah) menerima Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Emil Elestianto Dardak, di kantor DPP PPP, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018. Pasangan Khofifah - Emil mendapatkan 53,55 persen atau 10.465.218 suara. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan melantik Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak pada hari ini, 13 Februari 2019.

    Baca: Salawat Antar Gus Ipul Akhiri Masa Jabatan di Jawa Timur

    Berebeda dengan Khofifah yang sudah malang melintang di dunia politik, Emil Dardak bisa dibilang pendatang baru. Emil lebih dulu dikenal sebagai selebritis. Ia merupakan salah satu penyanyi di Indonesia.

    Emil merupakan cucu Mochamad Dardak, salah satu sesepuh di Nahdlatul Ulama. Ayahnya adalah Hermanto Dardak, Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode tahun 2010-2014. 

    Pria kelahiran Jakarta, 20 Mei 1984 ini memutuskan untuk berganti haluan dalam karirnya yakni terjun ke politik. Emil bersama Moch Nur Arifin mencoba peruntungan dengan maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Trenggalek pada 2015.

    Saat itu, Emil - Arifin diusung tujuh partai politik yakni PDI-P, Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, Partai Gerindra, Partai Hanura, dan PPP. Meski baru pertama kali 'nyemplung', Emil berhasil menang dengan berhasil meraup suara sebesar 76,28 persen.

    Kini, suami dari aktris Arumi Bachsin tersebut menerima tawaran Khofifah untuk maju bersamanya dalam Pilgub Jawa Timur 2018.

    Simak juga: Adik Emil Dardak Sempat Berprestasi Bagus Selama Kuliah di ITB

    Di sisi lain, jauh sebelum terjun ke politik, Emil Dardak pernah menjadi bekerja di World Bank Officer di Jakarta dan Media Analysis Consultan di Ogilvy. Bahkan ia pernah menjabat sebagai Chief Business Development and Communication-Executive Vice President di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.