Minta Mundur, Ketua PA 212 Slamet Maarif Batal Diperiksa Hari Ini

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif seusai pertemuan dengan pimpinan Partai Gerindra, PKS, dan PAN di rumah Maher Algadrie, Jalan Prapanca, Jakarta Selatan, Selasa malam, 31 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyatakan agenda pemeriksaan hari ini, Rabu 13 Februari 2019, terhadap Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif mundur. Jadwal pemeriksaan dimundurkan menjadi 18 Februari 2019.

"Info terakhir yang kami dapat pemeriksaan pada Rabu minta dilakukan pada Senin pekan depan di Kepolisian Daerah Jawa Tengah," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, pada Selasa 12 Februari 2019.

Dedi menuturkan, mundurnya pemeriksaan atas permintaan dari Slamet yang disampaikan melalui kuasa hukumnya. Polisi sendiri berniat memintai Slamet keterangan perihal orasinya di acara Tabligh Akbar di Solo Raya, Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, yang dilaporkan sebagai pelanggaran kampanye pemilu.

"Ada beberapa pasal yang sudah jadi rekomendasi dari Bawaslu. Nanti dalam proses pemeriksaan juga akan diverifikasi kembali sesuai fakta yang diajukan Bawaslu," kata Dedi.

Dalam pemeriksaan Slamet, polisi menyatakan sudah berkoordinasi dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), baik Bawaslu dan Panwaslu maupun Kejaksaan. Hasilnya, Slamet diduga berkampanye diluar jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.

Dalam orasinya di acara Tabligh Akbar, Slamet Maarif mengajak masyarakat untuk mencoblos pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua. Slamet adalah pula wakil ketua badan pemenangan di kubu pasangan itu.
Slamet pun terancam pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp 12 juta (pasal 492 UU Pemilu), atau penjara dua tahun dan denda paling banyak Rp24 juta (pasal 521 UU Pemilu).






Ledakan di Asrama Polisi, Kapolda Jateng: Ada Dugaan Kesalahan Prosedur

3 hari lalu

Ledakan di Asrama Polisi, Kapolda Jateng: Ada Dugaan Kesalahan Prosedur

Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi, mengakui adanya kemungkinan kelalaian anggotanya sehingga terjadi ledakan di dekat asrama polisi.


Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Pengirim Paket di Indramayu

4 hari lalu

Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Pengirim Paket di Indramayu

Pengirim paket berisi bahan petasan yang mengakibatkan ledakan di dekat Asrama Polri Arumbara Sukoharjo telah ditangkap di Indramayu


Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

4 hari lalu

Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

Tenant maupun konsumen yang bertransaksi minimal senilai Rp 50 ribu akan mendapatkan satu poin untuk mengikuti undian hadiah di Solo Great Sale 2022.


Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

6 hari lalu

Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

Kapolda Metro Fadil Imran mau memindahkan lokasi demonstrasi agar tidak perlu lagi melakukan penutupan jalan dan tak perlu menurunkan banyak polisi.


Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

6 hari lalu

Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

Mereka menilai kebijakan yang diambil Jokowi justru menyebabkan tidak stabilnya perekonomian rakyat.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

6 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Istana Bantah Jokowi Hari Ini Berkantor di Bogor Karena Demo PA 212

6 hari lalu

Istana Bantah Jokowi Hari Ini Berkantor di Bogor Karena Demo PA 212

Istana membantah Jokowi di Bogor karena ada demo PA 212 yang dilakukan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.


Demo Tolak Harga BBM Naik di Istana, Polisi Siapkan 3.800 Personel

7 hari lalu

Demo Tolak Harga BBM Naik di Istana, Polisi Siapkan 3.800 Personel

Sebanyak 3.800 personel keamanan dikerahkan untuk bersiaga di beberapa titik demo.


Ada Demo PA 212 di Istana, Polisi Lakukan Pengalihan Arus

7 hari lalu

Ada Demo PA 212 di Istana, Polisi Lakukan Pengalihan Arus

Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas karena ada demonstrasi menolak harga BBM naik di sekitar Istana Negara.


Megawati Usul Nomor Urut Parpol Tak Perlu Diundi, KPU: Kami Sedang Lakukan Kajian

9 hari lalu

Megawati Usul Nomor Urut Parpol Tak Perlu Diundi, KPU: Kami Sedang Lakukan Kajian

Idham Holik mengatakan saat ini KPU sedang melakukan kajian mengenai usulan Megawati soal nomor urut parpol peserta Pemilu 2024 tak berubah