JK Rayakan Ulang Tahun Istri, Mufidah ke-76 di Rumah Dinas

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu Mufidah Jusuf Kalla meniup lilin ditemani Wapres Jusuf Kalla saat merayakan ulang tahun yang ke-76.  Dirayakan secara sederhana bersama para perangkat, staf dan pegawai di lingkungan Setwapres RI. (Foto SetwapresRI)

    Ibu Mufidah Jusuf Kalla meniup lilin ditemani Wapres Jusuf Kalla saat merayakan ulang tahun yang ke-76. Dirayakan secara sederhana bersama para perangkat, staf dan pegawai di lingkungan Setwapres RI. (Foto SetwapresRI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK merayakan hari ulang tahun sang istri, Mufidah Jusuf Kalla, yang jatuh pada hari ini, Selasa, 12 Februari 2019. Perayaan digelar secara sederhana di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

    Baca: JK Tegaskan Aksa Mahmud Mendukung Jokowi - Ma'ruf

    Ini merupakan hari ulang tahun ke-76 bagi Mufidah. "Beliau lahir di Sibolga, Sumatera Utara, pada 12 Februari 1943," ujar juru bicara Wakil Presiden RI, Husein Abdullah, dalam keterangan tertulis.

    Perayaan itu dimulai pukul 08.00 WIB. Husein mengatakan JK dan Mufidah bersama-sama turun ke lantai satu untuk menemui staf dan kerabat yang ingin mendoakan Mufidah.

    Ibu Mufidah Jusuf Kalla memberikan potongan tumpeng pada Wapres Jusuf Kalla saat merayakan ulang tahun yang ke-76, di Jakarta, 12 Februari 2019. Foto : SetwapresRI

    Lantunan syair lagu Selamat Ulang Tahun menggema di ruang tengah yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta doa bersama. "Doa bersama dipimpin oleh Nana, pramusaji kediaman," kata Husein.

    JK menikahi Mufidah pada 27 Agustus 1967 silam. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai seorang putra dan empat putri.

    Baca: JK Berbagi Kisah Perjalanannya Jadi Politikus dan Pengusaha

    Mufidah Jusuf Kalla saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Perempuan dengan 15 orang cucu ini, juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) hingga tahun 2015.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.