Segitiga Rebana, Pusat Ekonomi Baru Jabar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (tengah) mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggabungkan tiga kawasan yaitu Patimban, Kertajati dan Cirebon menjadi kawasan khusus yang diberi nama Segitiga Rebana.

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (tengah) mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggabungkan tiga kawasan yaitu Patimban, Kertajati dan Cirebon menjadi kawasan khusus yang diberi nama Segitiga Rebana.

    INFO JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggabungkan tiga kawasan yaitu Patimban, Kertajati dan Cirebon menjadi kawasan khusus yang diberi nama Segitiga Rebana (Cirebon, Patimban, Kertajati). "Kita akan segera merilis kawasan Segitiga Rebana, Cirebon-Patimban-Kertajati," ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil usai Rapat Pimpinan bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah di Gedung Sate, Bandung, Senin 11 Feberuari 2019.

    Emil, sapaan akrab Gubernur, menuturkan, kini pihaknya masih mengkaji luas keseluruhan kawasan Segitiga Rebana. Ia menyebut Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati merupakan batas paling selatan segitiga tersebut. Batas utaranya Pelabuhan Patimban dan batas timurnya Pelabuhan Cirebon.

    Direncanakan, Segitiga Rebana akan terwujud pada 2021. "Tahun ini kita mulai studi perencanaan, konstruksinya kemungkinan tahun depan sehingga di tahun ketiga sudah mulai," kata Emil.

    Gubernur Emil minta, kelak jika Segitiga Rebana terealisasi semua industri padat karya di sepanjang DAS Citarum  pindah ke kawasan tersebut. Dengan begitu pencemaran limbah di DAS Citarum, bisa diminimalisir. "Kita sudah bicara dengan Apindo, jadi pabrik-pabrik sepanjang Citarum akan dipindah kesana," ujar dia.

    Kawasan Segitiga Rebana ini juga akan diupayakan menjadi Special Economic Zone atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sehingga investor mendapat banyak kemudahan. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.