Sidang Tanwir di Bengkulu, Muhammadiyah Undang Jokowi dan Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo dibisiki oleh seorang nenek berusia 78 tahun, yang menerobos barisan Paspampres di acara Milad 1 abad Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, 6 Desember 2018. Fotografer Kepresidenan Agus Suparto

    Presiden Joko Widodo dibisiki oleh seorang nenek berusia 78 tahun, yang menerobos barisan Paspampres di acara Milad 1 abad Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, 6 Desember 2018. Fotografer Kepresidenan Agus Suparto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah akan menyelenggarakan sidang tanwir, forum sidang tertinggi di bawah muktamar yang mengagendakan isu organisasi, keumatan, dan kebangsaan. Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, dan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, turut diundang pada sidang yang akan digelar pada 15-17 Februari 2019 di Bengkulu itu.

    "Ceramah dari tokoh nasional di antara mereka yang kita undang Ir. Haji Joko Widodo dan Jenderal Purnawirawan Prabowo Subianto," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam konferensi pers di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019.

    Baca: Kata Ketua Umum Muhammadiyah Soal Pernyataan Said Aqil

    Abdul mengatakan undangan kepada dua tokoh itu bukan sebagai calon presiden, tetapi tokoh nasional. PP Muhammadiyah, kata Abdul, sudah mengirimkan undangan. Namun, keduanya belum memberikan konfirmasi kehadiran.

    Rencananya, Prabowo diundang menjadi pembicara untuk sidang tanwir pada Jumat, 15 Februari 2019, pukul 13.30.WIB. Sedangkan Jokowi sehari setelahnya pada jam yang sama. "Sudah ada komunikasi awal dari kami untuk meyakinkan beliau berdua agar berkenan hadir dalam sidang tanwir."

    Baca: UGM Usulkan NU dan Muhammadiyah Jadi Kandidat Penerima Nobel

    Sidang tanwir akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ada empat agenda besar yang akan dibahas, yaitu secara organisasi akan dibahas perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Muhammadiyah. Kemudian, akan disampaikan pokok-pokok pikiran Muhammadiyah mengenai kehidupan keumatan dan kebangsaan.

    Selanjutnya, ceramah dari Jokowi dan Prabowo sebagai tokoh nasional. Terakhir, pembahasan yang berkaitan atau dinamika persyarikatan Muhammadiyah di tingkat nasional maupun pimpinan wilayah Muhammadiyah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menurut WHO, Kanker Membunuh 8 Juta Orang Selama 2018

    Menurut WHO, kanker menjadi pembunuh nomor wahid. Penyakit yang disebabkan faktor genetis dan gaya hidup buruk itu membunuh 8 juta orang selama 2018.