Polisi akan Periksa Slamet Maarif sebagai Tersangka Rabu Lusa

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif seusai pertemuan dengan pimpinan Partai Gerindra, PKS, dan PAN di rumah Maher Algadrie, Jalan Prapanca, Jakarta Selatan, Selasa malam, 31 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

TEMPO.CO, Solo - Kepolisian Resor Kota Surakarta memanggil Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Maarif untuk diperiksa sebagai tersangka pada Rabu mendatang, 13 Februari 2019. “Surat panggilan untuk tersangka sudah kami kirim,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Ajun Komisar Besar Andy Rifai, Senin 11 Februari 2019.  

Pekan lalu, polisi juga sudah memeriksa Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga namun masih sebagai saksi. Kepolisian Resor Kota Surakarta telah memeriksa 11 saksi untuk eks juru bicara Front Pembela Islam itu. "Kami telah mengumpulkan keterangan dari dia serta dari beberapa saksi lain."

Baca: Ketua PA 212 Slamet Maarif Tersangka Pelanggaran Kampanye

Menurut Andy, polisi telah mempelajari keterangan para saksi, termasuk memeriksa beberapa bukti. "Kami gelar perkara pada Jum'at malam lalu." Berdasar hasil gelar perkara, polisi menaikkan status Slamet dari saksi menjadi tersangka.

Kasus itu bermula dari acara tablig akbar yang digelar oleh Persatuan Alumni 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019. Slamet datang sebagai salah satu pembicara. Lantaran pidatonya dianggap bermuatan kampanye, Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi - Ma'ruf Solo melaporkannya ke Bawaslu Kota Solo.

Baca: Polisi Tentukan Nasib Ketua PA 212 Pada Gelar Perkara Jumat Lalu

Bawaslu memproses laporan itu dengan memeriksa saksi serta barang bukti. Setelah berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan dalam Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), mereka menyimpulkan bahwa kasus itu layak untuk masuk ranah pidana pemilu. Bawaslu menyerahkan persoalan itu ke kepolisian.

Slamet Maarif disangka melanggar pasal 280 Undang Undang tentang Pemilu. Pasal itu mengatur tentang larangan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilu. Atas pelanggaran itu, Slamet diancam pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp12 juta (pasal 492 UU Pemilu), atau penjara dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta (pasal 521 UU Pemilu).






Parade Kebaya di Solo, Iriana Jokowi Ajak Peserta Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

Parade Kebaya di Solo, Iriana Jokowi Ajak Peserta Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Parade kebaya yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2022 itu dilangsungkan di Kota Solo


Bukan Sekadar Lagu, 5 Fakta Menarik Bengawan Solo

3 hari lalu

Bukan Sekadar Lagu, 5 Fakta Menarik Bengawan Solo

Bengawan Solo, sungai terpanjang di Indonesia. Ini 5 fakta menarik tentang sungai ini, termasuk pesawat Garuda Pernah water landing dan pencemaran.


Perjalanan Gesang Sang Maestro Keroncong Mengalir Sampai Jauh

3 hari lalu

Perjalanan Gesang Sang Maestro Keroncong Mengalir Sampai Jauh

Pada 105 tahun yang lalu, tepatnya 1 Oktober 1917, pemain keroncong legendaris bernama Gesang Martohartono lahir ke dunia. Ini perjalanam hidupnya.


Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

5 hari lalu

Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

Bawaslu menyatakan laporan penyebaran tabloid KBA News tentang Anies Baswedan tidak memenuhi syarat materil.


Ledakan di Asrama Polisi, Kapolda Jateng: Ada Dugaan Kesalahan Prosedur

8 hari lalu

Ledakan di Asrama Polisi, Kapolda Jateng: Ada Dugaan Kesalahan Prosedur

Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi, mengakui adanya kemungkinan kelalaian anggotanya sehingga terjadi ledakan di dekat asrama polisi.


Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Pengirim Paket di Indramayu

9 hari lalu

Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Pengirim Paket di Indramayu

Pengirim paket berisi bahan petasan yang mengakibatkan ledakan di dekat Asrama Polri Arumbara Sukoharjo telah ditangkap di Indramayu


Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

9 hari lalu

Solo Great Sale 2022 Dibuka: Beli Cabai Rp 70 Ribu Bisa Dapat Rumah, Caranya?

Tenant maupun konsumen yang bertransaksi minimal senilai Rp 50 ribu akan mendapatkan satu poin untuk mengikuti undian hadiah di Solo Great Sale 2022.


Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

11 hari lalu

Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

Kapolda Metro Fadil Imran mau memindahkan lokasi demonstrasi agar tidak perlu lagi melakukan penutupan jalan dan tak perlu menurunkan banyak polisi.


Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

11 hari lalu

Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

Mereka menilai kebijakan yang diambil Jokowi justru menyebabkan tidak stabilnya perekonomian rakyat.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

11 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.